BANJARBARU, banuapost.co.id– Kakak beradik, M Pebri (13) dan M Refaldi (9), tewas akibat disambar petir, Senin (28/1) sore sekitar pukul 15:30 Wita.
Kedua korrban putra Niko Bonardo Situmorang, warga Jl.
Sapta Marga RT 10/RW 03, Guntung Payung, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru. Keduanya
pelajar SD Guntung Payung 2.
Musibah terjadi ketika kakak beradik dan seorang rekannya
tengah makan rambutan di bawah pohon di dekat lapangan bola di Jl Sapta Marga RT07/RW02, Guntung Payung, Landasan
Ulin, Banjarbaru.
“Ketiganya sempat dilarikan ke rumah sakit. Namun dua di
antaranya tak tertolong,” ujar Widoyono, saksi yang mengaku sempat memberikan
pertolongan.
Menurut warga Bojonegoro itu, awalnya memang tedengar
suara gelegar petir. Berselang kemudian ada seorang anak memberitahukan ada
orang tertembak petir.
Saksi langsung mendatangi TKP dan menolong korban dengan mengangkatnya
ke depan rumah seorang warga, sebelum kemudian ketiga korban dibawa ke rumah
sakit
“Satu dapat tertolong, namun dua korban lainnya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia,” kata Widoyono. (yb/foto: ist)
