BANJARBARU– Langkah siaga mencegah dan menangani kerawanan tejadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus diigiatkan Polda Kalsel bersama stakeholder terkait dan masyarakat.
Sebagai wujud kesiapan, Polda Kalsel menggelar apel pasukan persiapan siaga kebakaran hutan dan lahan, Kamis (2/8). Apel dipimpin langsung Kapolda Irjen Pol Rachmat Mulyana di Jl A Yani Km 21, Landasan Ulin, Banjarbaru.
Apel dikuti 1.200 personil. Undangan yang hadir seluruh stakeholder terkait perwakilan Organisasi Barisan Pemadam Kebakaran. Sementara gubernur, diwakili Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Drs H Wahyudin.
“Dalam persiapannya, sinergitas TNI-Polri, pemerintah daerah dan BPBD sudah membuat perencanaan serta kesigapan bersama-sama untuk menanggulangi terjadinya karhutla di Kalsel,” ujar kapolda.
Menurut data Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), lanjut kapolda, saat ini tengah memasuki musim kemarau. Sejak awal 2018 hingga kini, tercatat ada sebanyak 81 wilayah yang rawan karhutla.
“Untuk itu saya mengimbau kepada seluruh personil untuk siaga mulai dari sekarang. Khusus untuk pengusaha perkebunan, saya kembali tekankan agar tidak membakar hutan dalam membuka lahan baru, mengingat hotspot kita saat ini sudah cukup banyak, ” tegasnya.(cin/foto: hum)