BANJARMASIN– Hasil survei terakhir Tim Kampanye Daerah Koalisi Indonesia Kerja (TKD KIK) Kalsel, pasangan calon presiden nomor urut satu, Joko Widodo dan wakilnya KH Ma’aruf Amin, baru unggul lima persen dari pasangan pesaing Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.
“Hasil survei ini masih jauh dari target kita yang dipatok 70 persen. Makanya kita terus melakukan berbagai upaya untuk mendekati angka target tersebut,” kata Ketua Harian TKD KIK Kalsel, Rully Rozano, di sela rapat koordinasi (rakor) di salah satu hotel di Banjarmasin, Kamis (29/11) siang.
Didampingi bendahara umum tim, Basuni dan wakil sekretaris Adi Kartika. Rully tidak membeberkan angka detil dari hasil survei internal tersebut dengan dalih hanya menjadi bahan evaluasi internal pihaknya.
Menurut Rully, banyak tantangan untuk mendongkrak suara pasangan Jokowi – Amin. Di antaranya, menyikapi isu miring tentang Jokowi, seperti antek aseng dan keterlibatan dengan PKI yang masih marak ‘digoreng’ di media social.
“Tapi kami punya prinsip, hoak tidak boleh dibalas dengan hoak. Kami akan terus menyadarkan masyarakat untuk tidak termakan kabar-kabar atau informasi tidak benar dengan cara yang santun,” ujar Rully.
Untuk mengcounter informasi tersebut, pihaknya juga memanfaatkan media sosial yang dinilai punya peran sekitar 60 persen di Pilpres 2019 ini. Disusul, penyampaian visi misi melalui kampanye yang dimulai pada Januari mendatang.
Disinggung pembangunan di Kalsel selama kepemimpinan Presiden Jokowi, menurut Rully, sudah banyak yang dilakukan. Termasuk pembukaan lahan untuk pertanian di Desa Jejangkit Muara, Barito Kuala, saat Hari Pangan Sedunia (HPS).
“HPS kemarin bagian dari program Jokowi juga, meski beliau tidak hadir di hari puncaknya karena ada kesibukan lain. Tapi rencananya, Januari nanti, Jokowi dan juga Ma’ruf Amin, bahkan Ketua Tim Pemenangan Nasional, Erick Thohir, dijadwalkan menyapa masyarakat Kalsel,” kata Rully.
Rakor TKD KIK Kalsel pasangan No 1 Jokowi – Amin, berlangsung dua hari. Rakor ini membahas kekurangan yang harus dibenahi untuk mendongkrak suara bagi pasangan capres – cawapres yang maju di Pilpres 2019 nanti. (emy/foto: iman)