BANJARMASIN– Meski Turnamen Futsal antar Desk 2018 yang digagas PWI Kalsel dan PT Adaro belum berakhir, pemain terbaiknya dianugerahkan ke Burhani Yunus.
Abuk, panggilan akrab pemain yang memperkuat Tim Futsal Polresta, meninggal dunia saat mengikuti turnamen tersebut, Sabtu (22/12). Sejak digelarnya pertandingan, pria bertubuh mungil ini, sudah mengemas 8 gol.
Kepastian Pemain Terbaik Turnamen Futsal antar Desk 2018 ini dikemukakan Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Kalsel, Yusnan, Senin (24/12).
Menurut Yusnan, gelar pemain terbaik pada Turnamen Futsal antar Desk 2018 akan dianugerahkan kepada almarhum Abuk.
“Sebelum meninggal, Abuk sudah mencetak 8 gol. Dia pemain hebat dan kami telah memutuskan gelar pemain terbaik akan dianugerahkan untuk almarhum,” tandas Yusnan.
Sementara untuk pertadingan yang ditunda untuk menghormati kepergian almarhum, sambung Yusnan, akan kembali digelar Sabtu (29/12) pukul 10:00 Wita.
“Sedang untuk babak final serta perebutan juara 3 dan 4 akan digelar pada Minggu (30/12) mulai pukul 13:00 Wita,” jelas Yusnan.
“Pada pertandingan lanjutan nanti, semua pemain dan wartawan yang hadir diharapkan memasang pita hitam di lengan sebagai tanda duka,” timpal Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie.
Sebelumnya, dalam rangka mengenang kepergian wartawan senior ini, PWI dan IKWI Kalsel gelar doa bersama di Sekretariat PWI Kalsel.
Menurut Zainal Helmie, seluruh keluarga besar PWI Kalsel sangat berduka atas kembalinya Abuk kepada sang Khalik.
Almarhum Abuk, sambung Helmie, adalah wartawan senior yang pernah menjadi rekannya saat masih sama-sama meliput di lapangan.
Terlepas dari kekurangannya, almarhum adalah pribadi yang sangat baik dalam pertemanan.
“Kita yang hadir di sini selain untuk mengenang perjalanan Abuk, juga mendoakannya agar mendapatkan tempat yang layak dan semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT,” imbuh Helmie. (yb/KK/foto: ist)