BANJARBARU– Terus merangkat naiknya harga kebutuhan bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru, menjadi perhatian Pemrov Kalsel untuk membantu warga, terutama dalam menstabilkan harga pangan.
Salah satu program Pemprov Kalsel itu yakni dengan membuka Toko Tani Indonesia Center (TTIC) dan bazar murah di Banjarbaru. TTIC dan bazaar murah ini diresmikan Gubenur Kalsel yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahannya, H Siswansyah, Rabu (12/12).
“TTIC merupakan salah satu bentuk perhatian yang diberikan Pemprov Kalsel kepada masyarakat dengan tujuan utamanya untuk menstabilkan harga pangan di Kalsel,“ tegas Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalsel, H Suparno.
Selain menyediakan 9 bahan pokok yang memiliki harga di bawah pasar, lanjut Suparno, juga memperhatikan berbagai aspek, yakni kesediaan, merata di seluruh Kalimantan, aman dikonsumsi dan tidak dipungut biaya.
“Disini para pedagang tidak dipungut biaya. Tinggal jualan, distribusi dan keamanan tempat ditanggung pemerintah. Jadi jika harga di atas harga pasar, akan kami suruh keluar. Karena tujuan didirikannya TTIC bukan untuk memperoleh keuntungan yang besar, melainkan menstabilkan bahan pokok yang ada di Kalsel,” tandasnya.
Selain menyediakan 9 bahan pokok, TTCI juga menjual berbagai bibit buah pohon dan juga berbagai pangan lokal yang memiliki harga jauh di bawah harga pasar. Karena semua yang dijual merupakan hasil langsung dari petani maupun peternak di Kalsel.
Sementara gubernur dalam sambutan yang dibacakan Asisten Bidang Pemerintahannya, H Siswansyah, mengapresiasi pihak-pihak yang telah menguatkan pembangunan, terutama dalam bidang pertanian.
“Diharapkan TTCI dapat mencegah lonjakan harga pangan, seperti ayam, telur, bawang merah dan lainnya,” katanya.
Dalam acara tersebut, juga dilakukan penyerahan bantuan benih tanaman yang diberikan kepada kelompok tani terbaik, yakni kepada KWT Permata Hiijau Singai Ulin, KWT Harapan Maju Bersama Kemuning, dan KWT Beruntung Barokah Sungai Tiung.
TTCI ini buka mulai dari hari Senin sampai dengan hari Sabtu mulai dari jam 8 pagi hingga jam setengah 4 sore. (cin/foto: hum)