PELAIHARI– Potensi Kalsel sebagai sentra peternakan terbuka lebar. Provinsi tertua di Pulau Kalimantan ini, memiliki lahan yang cukup potensial untuk pengembangan ternak, khususnya sapi dan kerbau.
Hal ini disampaikan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, dalam sambutan yang dibacakan staf ahli bidang pemerintahan, hukum dan politik, Gusti Burhanuddin, saat membuka secara resmi Gebyar UPSUS SIWAB (Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting) di Desa Sumber Mulya, Pelaihari Kabupaten Tanah Laut, Kamis (13/12).
Menurut gubernur, Tala saat ini adalah sentra peternakan sapi dan kerbau di Kalsel. Daerah ini sangat berpotensi untuk lebih dikembangkan lagi di masa mendatang, karena mendominasi 64 persen lahan potensial.
“Dengan Gebyar UPSUS SIWAB ini, kita akan kembangkan peternakan bersinergi dengan perkebunan. Sehingga bisa menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pedesaan, seperti di Desa Sumber Mulya Tanah Laut ini,” ujar Paman Birin.
Namun demikian, gubernur mengaku khawatir dengan gejala generasi muda saat ini sudah mulai tidak tertarik dengan dunia wirausaha bidang perkebunan dan peternakan.
Bila itu terjadi, maka sulit untuk melakukan mengembangkan potensi Kalsel agar menjadi lumbung ternak nasional, sekaligus mendukung kebijakan pusat menuju swasembada daging.
“Karena itu, saya mengajak semua pihak terkait bersinergi agar program Gebyar UPSUS SIWAB ini terus berkelanjutan. Program ini jangan terhenti di tengah jalan. Harus ada tindak lanjutnya agar upaya Kalsel menjadi lumbung ternak nasional dapat diwujudkan,” tandasnya.
Secara terpisah, Kadisbunak Kalsel, drh Suparmi MS, mengatakan, UPSUS SIWAB di gelar dalam rangka terus meningkatkan produktivitas sapi dan kerbau, khususnya di Tanah Laut.
UPSUS SIWAB telah digalakkan sejak tahun lalu dan akan diupayakan terus berkesinambungan, mengingat Kalsel dan khususnya Tanah Laut, memiliki lahan potensial tinggi.
“Tala sebagai daerah lumbung ternak Kalsel juga telah diakui pemerintahpusat sebagai daerah potensi untuk menjadi lumbung ternak skala nasional. Hal itu bisa dilihat dari tingkat produktivitas dan jumlah peternak yang aktif mengembangbiakkan sapi dan kerbau,” jelas Suparmi.
Gebyar UPSUS SIWAB di Desa Sumber Mulya dimeriahkan ratusan peternak lokal beserta sapi/kerbau yang mereka ternakkan. Selain itu juga hadir selaku tuan rumah, Bupati Tala H Sukamta, perwakilan bupati/walikota se Kalsel, pejabat Kementan RI, Syamsul Ma’arif, dan Dedi Junaedi, stakeholder terkait, dan tokoh masyarakat serta warga sekitar. (bdm/foto: hum)