BANJARBARU– Pejabat administrator Kabupaten Tabalong menduduki peringkat pertama pendidikan dan pelatihan kepemimpinan Tingkat 3 Angkatan ke-11yang digelar Pemprov Kalsel selama 95 hari.
Sementara untuk peringkat ke-2, Dinas Kesehatan Kabupaten Kotabaru, ketiga Dinas PUPR Kota Banjarmasin. Sedang peringkat empat, Dinas Kehutanan Kalsel, dan peringkat kelima Dinas Kesehatan Kabupaten HS U.
Sebanyak 40 peserta yang mengikuti diklatpim di Kampus I Badan Diklat Pemprov Kalsel ini, mengaku puas dan lega atas keberhasilan yang diperoleh.
Bertempat di Kampus I Badan Diklat Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Jumat (7/12) penutupan Diklat kepemimpinan tingkat 3 angkatan ke 11 ini menghasilkan para pejabat administrator provinsi, kabupaten/ kota yang berprestasi.
Gubernur dalam sambutan penutupan diklaf yang dibacakan Sekretaris Badan Pendidikan dan Pelatihan Pemprov Kalsel, Ahmad Bagiawan, kembali mengingatkan agar sekelas pejabat administrator tidak kaku menghadapi perubahan.
“Terutama berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan. Dapat bergerak cepat, telaah dan kaji masalah, koordinir dengan baik pejabat-pejabat pengawas,” tegasnya mengingatkan.
Menurut Paman Birin, sapaan akrab Gubernur Kalsel itu, jangan sampai pejabat administrator cuma sekedar paraf memaraf surat dan nota dinas.
“Pejabat administrator harus cermat dan teliti dalam menerima setiap usulan, rencana dan pelaksanaan kegiatan dari para pejabat pengawas,” jelas gubernur.
Selepas diklat ini, tekan gubernur, para pejabat administrator harus terus memperdalam 7 kompetensi jabatan struktural, yang diamanatkan pasal 233 UU No 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, agar tidak berpuas diri dengan pencapaian yang telah diraih.
Diklatpim Tingkat 3 Angkatan ke 11 telah menjalankan diklat sealam 28 hari pembelajaran di kelas, dan 67 hari non klasikal di instansi masing-masing.
Dari diklatpim ini, menghasilkan 17 orang dengan nilai sangat memuaskan, 22 orang dengan nilai memuaskan, 1 orang cukup memuaskan. Penilaian berdasarkan dari proyek perubahan dengan melihat inovasi dan manajemen perubahan yang dikerjakan pesertanya. (dev/foto: hum)