BANJARBARU– Pangdam VI/ Mulawarman, Mayjen TNI Subiyanto, ziarah ke Makam Pahlawan Bumi Kencana, Landasan Ulin, Banjarbaru. Jumat (14/12). Kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Juang Kartika di Bumi Antasari.
Tabur bunga dilakukan orang pertama di Komando Militer yang meliputi tiga provinsi di Pulau Kalimantan ini, Selatan, Timur dan Utara, sebagai bagian menghormati jasa-jasa pahlawan yang gugur untuk tegaknya NKRI.
Pada ziarah dan tabur bunga ini, Pati TNI bintang dua tersebut didampingi Danrem 101/Antasari, Kol Arm Syaiful Rahman. Selain itu, Dandim 1006/ Martapura, Letkol Inf Muchammad Ghoffar Ngismangil.
Menurut Letkol M Ghoffar, kegiatan ziarah ini memiliki arti yang sangat penting. Di samping sebagai penghormatan kepada para pahlawan yang telah mendarma baktikan seluruh jiwa raganya untuk tegaknya NKRI, juga sebagai bukti kebesaran anak bangsa dalam menghormati jasa-jasa pahlawannya.
“Karena bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya,” tegas M Ghoffar mengutip ucapan sang Proklamator, Ir Soekarno, yang hingga kini tak lekang digerus zaman.
Turut hadir dalam acara tersebut, Danrindam VI/Mulamarwan, pejabat tinggi kodam dan para komandan satuan serta Ibu-Ibu Persit Chandra Kirana.
Hari Juang Kartika adalah peristiwa heroik bagi TNI AD, dimana pada 15 Desember 1945 di Kota Ambarawa. TNI bersama rakyat melakukan pertempuran sengit melawan tentara Belanda yang ingin menjajah kembali Bumi Pertiwi.
Pada peristiwa yang kini monumentnya berdiri kokoh di Kota Ambarawa dengan sebutan Palagan Ambarawa, Jenderal Sudirman bersama Tentara Keamanan Rakyat tak gentar sedikitpun untuk melancarkan serangan dengan taktik ‘capit udang’. Dalam aksi gerilya ini dilakukan pengepungan ketat di semua penjuru kota Ambarawa, sehingga tentara sekutu mundur ke Semarang.
Puncak peringatan Hari Juang Kartika Kodam VI/Mulawarman, akan dipusatkan di Lapangan Murjani, Banjarbaru, Sabtu (15/12). (yb/jejakrekam/foto: ist)