PELAIHARI– Kapolda Kalsel, Irjen Pol Drs Yazid Fanani, melaunching aplikasi Sitala, sebuah inovasi yang digagas Unit Satlantas Polres Tanah Laut tentang etika berlalulintas.
Bersama pejabat utama di jajaran Polda Kalsel lainnya plus Kapolres Tala, AKBP Sentot Adi Dharmawan, Selasa (8/1), secara bersama-sama kapolda menekan tombol tanda dilaunchingnya game yang memiliki arti Simulasi Tertib dan Aman Berlalulintas. Sementara Ikon Sitala adalah Kijang Mas, hewan khas Kabupaten Tanah Laut yang sudah langka.
Sebelum melakukan lounching aplikasi Sitala, kapolda yang melakukan kunjungan kerja ke Tanah Laut, transit di rumah dinas Bupati Tala, H Sukamta, untuk bertatap muka dengan forkopimda, tokoh masyrakat dan tokoh lintas agama.
Menurut Kasatlantas Polres Tala, AKP Lalu Ryan Aditya, Sitala merupakan salah satu sarana untuk memberikan pencerahan dan penjelasan kepada masyarakat dengan cara yang lebih menarik, khusus di bidang lalulintas.
“Mungkin jaman sekarang orang sudah mulai malas buka buku yang isinya undang-undang. Maka lewat aplikasi Sitala, kita menjembatani masyarakat untuk tahu dan paham tentang etika berlalulintas,” tandas AKP Lalu Ryan.
Aplikasi Sitala ini sendiri, sambung AKP Lalu Ryan, sasarannya kaum milenial, menyasar kepada masyarakat usia 17 tahun yang kelak akan memiliki SIM agar bisa paham.
Dalam isi game, mengulas tentang adanya rambu, marka yang sering di temui di jalan, dan juga ada kaitannya dengan teori pembuatan SIM.
“Masyarakat bisa mendowload aplikasi Sitala lewat hp android, karena sudah ada tersedia di playstore dengan mengetik Sitala tanpa spasi dan bisa diunduh secara gratis,” jelas kasatlantas.
Sementara Kapolda Kalsel, Irjen Pol Drs Yazid Fanani, dalam keterangan persnya mengatakan, ketertiban lalulintas menjadi tanggung jawab semua.
“Disiplin dan ketertiban itu, harus diawali sejak usia dini,” tegasnya.
Lewat aplikasi Sitala ini, lanjut kapolda, diharapkan anak-anak sudah familiar terhadap aturan lalulintas. Sehingga nanti di dalam aturan tahapan selanjutnya, anak-anak bisa mengaplikasikannya ketika ia memasuki usia dewasa. (zkl/foto: zul yunus)