PELAIHARI, Banuapost.co.id – Jumat (17/4/2026) pagi menjadi pagi yang mencekam bagi warga sebuah desa di Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanah Laut.
Suasana mencekam tersebut terjadi menyusul adanya insiden perkelahian di kawasan Bulanang Baru yang melibatkan seorang lelaki dngan anak tirinya.
Peristiwa perkelahian itu terjadi sekitar pukul 06.30 Wita antara R (18 tahun) dengan A (62 tahun) yang merupakan ayah tiri dari R.
Pada perkelahian itu, menurut informasi yang dihimpun keduanya sama-sama menggunakan senjata tajam. Anak tiri menggunakan parang, dan ayah tiri menggunakan badik.
Akibat perkelahian dengan senjata yang tidak seimbang itu, A mengalami beberapa luka di bagian kepala dan terpaksa dilarikan ke RSUD hadji Boejasin, Pelaihari, sedangkan R anak tirinya diamankan di Polsek Panyipatan. R juga sempat mendapat perawatan di Puskesmas Batakan sebelum digiring ke Polsek.
Tidak diketahui persis penyebab duelnya ayah dan anak tirinya itu, seorang warga mengaku sempat mendengar adanya keributan di kawasan Bulanang Baru yang berjarak sekitar 500 meter dari rumahnya.
Menurut Ahyar dia tidak tahu persis kejadiannya, pagi itu ia mendengar ada ambulans yang melintas di duga membawa A yang mengalami luka.
“Saya hanya mendengar suara ambuan yang melintas, dan mengetahui ada peristiwa berdarah itu dari tetangga,” kata Ahyar melalui sambungan telepon.
Sementara itu, H Asnawi, sekretaris desa setempat, membenarkan adanya insiden tersebut, namun demikian ia mengaku tidak tahu persis penyebabnya. zkl.foto: ist)