BANJARMASIN, banuapost.co.id– Diduga stres karena tak memiliki uang untuk melihat saudaranya yang wafat di Kaltim, warga Anjir Pasar, Kabupaten Batola, nekat ingin mengkhairi hudup dengan memanjat tower Telkom.
Tak urung, aksi Sakur, warga pendatang asal Pulau Madura yang
memanjat tower di kawasan jalan Tembus Mantuil, Banjarmasin Selatan, Rabu
(20/2), membuat warga heboh.
Bahkan akibat aksi nekatnya itu, menjadi tontonan hingga menbuat
kemacetan kendaraan bermotor hingga kiloanmeter.
Menurut sang paman, Mugul, yang diminta penjelasannya,
sebelum aksi nekat, ponakanya ini baru datang dari rumahnya di Anjir Pasar
sekitaran pukul 10:00 Wita. Sakur di Anjir Pasar tinggal bersama istri dan
anaknya.
“Pagi itu sekitaran pukul 10:00 Wita, Sakur dating ke
rumah tidak ada menujukkan hal yang aneh-aneh,” ujar Mugul.
Setengah bulan lalu, lanjut Mugul, Sakur memang ada
mengeluhkan ketidakmampuannya untuk menjengguk kakaknya di Berau, Kaltim, yang
meninggal dunia.
“Namun apakah itu sebagai penyebabnya hingga dia (Sakur)
nekat memanjat tower Telkom,” imbuh Mugul.
Awalnya, Mugul hanya kaget ketika banyak orang yang
meributkan ada yang menaiki tower. Setelah dilihat secara seksama, ternyata
sang keponakan, Sakur.
“Saya baru tahu sekitar pukul 12:00 Wita, ketika sedang istirahat dalam kamar. Setelah melihat warga heboh, ternyata Sakur sudah berada di atas tower yang tingginya sekitar 50 meter,” kata Mugul.
Hingga berita diterbitkan, anggota Basarnar dan pihak kepolisian yang dibantu Komunitas Gabungan Emervency Banjarmasin, masih berupaya membujuk Sakur di atas tower Telkom di Jl Tembus Mantuil RT 20, Banjarmasin Selatan. (yb/asy/foto: jejakrekam)
