PELAIHARI, banuapost.co.id–
Setelah sempat tutup atau tidak melayani warganya selama sekitar lima hari,
Kantor Desa Pantai Linuh kini sudah buka dan aktif kembaki.
Ikhwal tutupnya kantor desa itu, sebagai bentuk protes
atas melintasnya angkutan bijih besi PT BTG rekanan Perusda Baratala Tuntung
Pandang, yang memindahkan sekitar 10 ribu ton ke stokpile mereka di Desa Sumber
Mulia.
Untuk mencapai stokpile itu, angkutan bijih besi dari
Pemalongan, Kecamatan Bajuin harus melintasi Desa Pantai Linuh.
Takut jalan desanya rusak lagi, warga meminta pihak desa
untuk melarangnya. Akhirnya kades dan aparat desa mengeluarkan ultimatum untuk
mundur.
Kasus ini akhirnya dimediasi Pemerintah Kabupaten dan
dipimpin langsung Bupati Sukamta dengan Forkopimda Tala. Diputuskan, PT BTG tetap dapat menggunakan jalan desa
dengan catatan tidak melebihi tonase dan hanya beroperasi dari pukul 13:00 Wita
sampai pukul 20:00 Wita, dan berakhir 17 Maret mendatang.
Bahkan pihak perusahaan juga menyediakan jaminan untuk
perbaikan jalan kalu terjadi kerusakan.
Kecewa dengan pemberian izin tersebut, berbuntut dengan
dihentikannya pelayanan kepada masyarakat Pantai Linush oleh aparat desa.
Akibatnya warga setempat mengalami
kesulitan untuk memperoleh surat keterangan dari desa.
Kepala Desa Pantai Linuh, M Ali Makruf, mengatakan ia dan
aparat desa merasa terpanggil setelah melihat warga yang kerepotan saat mereka
tidak masuk kantor.
“Pertimbangannya, masyarakat kami banyak yang mengeluh kesulitan untuk mendapatkan surat pengantar,”
kata Kades Pantai Linuh saat dikonfirmasi, Rabu (6/3).
Sedang persoalan dengan pihak perusahaan, sambung kades, biar
diurus pemerintah kabupaten.Meski demikian, jalan desa tetap mulus sampai batas akhir
perusahaan mengeluarkan bijih besinya.
Sementara Asisten I Bidang Pemerintahan Pemkab Tala, Bambang Kusudarisman, mengaku lega dengan
sikap legowo Kades dan Aparat Desa Pantai Linuh.
“Setidaknya aparat desa masih menghargai kebijaksanaan
yang diambil pemerintah kabupaten dalam hal ini Bupati Tanah Laut Sukamta dan
Forkopimda Tala,” katanya saat mengunjungi Kantor Desa Pantai Linuh. (zkl/foto: zul yunus)
