BANJARBARU, banuapost.co.id–
Kloter pertama Jemaah Calon Haji (JCH) Kalsel 1440 H/2019, mulai diberangkatkan
dari Bandara Syamsudin Noor, Selasa (9/7).
Menurut jadwal, jemaah calon Haji rencananya diterbangkan
pada pukul 12:20 Wita dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia Airbus no
penerbangan GA 8101.
Namun karena pertimbangan teknis, jemaah baru dapat
diterbangkan pada pukul 13:58 Wita. Jemaah diterbangkan menuju Madinah dengan
transit selama satu jam di Bandara Kualanamu Medan.
Jumlah Keseluruhan jemaah haji yang diberangkatkan pada
kloter pertama sebanyak 318 orang. Terdiri dari 150 jamaah laki-laki dan 168
jamaah perempuan dengan crew pesawat sebanyak 7 orang. Sementara total bagasi
yang diangkut seberat 5.786 kg.
Secara keseluruhan, total ada 17 kloter yang berasal dari
Kalsel, termasuk juga jamaah haji antara
yang berasal dari Kalteng. Pemberangkatan jamaah akan dilaksanakan hingga 3 Agustus mendatang.
Ketika ditanya terkait dengan persiapan yang dilakukan Bandara
Syamsudin Noor, GM Indah Preastuty menjelaskan, persiapan yang dilaksanakan sesuai
dengan ketentuan yang berlaku.
“Meski kondisinya tidak dilaksanakan di bandara, namun
pemeriksaan terhadap penumpang dan barang bawaannya, tetap dilaksanakan sesuai
dengan ketentuan tanpa ada pengurangan sedikitpun,” katanya.
Selama pelaksanaan pemberangkatan dan kedatangan jemaah
haji, lanjut Indah, penerbangan reguler tetap berlangsung normal dan tidak ada
yang terganggu satu sama lain operasionalnya.
Dalam prosesi pemberangkatan kloter pertama yang dilepas Gubernur
Kalsel. H Sahbirin Noor, terlihat juga keterlibatan pihak lain yang termasuk
dalam Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), antara lain Otoritas Bandara
Wilayah III, Kementerian Agama, Dinas Perhubungan Kalsel, Garuda Indonesia,
Kantor Kesehatan Pelabuhan, Kantor Karantina Pelabuhan, Bea & Cukai,
Imigrasi, TNI, POLRI, PT Gapura Angkasa, DPPU Pertamina, serta Perum DAMRI. (emy/foto: hum bdj)
