PULANG PISAU, banuapost.co.id–
Tim SAR (Search and Rescue) gabungan,
berhasil mengevakuasi seluruhnya korban kecelakaan air di DAS Kahayan, tepatnya
di pelabuhan penyeberangan feri Dusun Palambahen, Desa Pangkoh Hulu, Kecamatan Pandih
Batu, Pulang Pisau, Sabtu (6/7) sekitar pukul 05:45 WIB.
“Setelah dilakukan pencarian selama dua hari, Alhamdulillah
pagi tadi Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban seluruhnya yang
merupakan ibu dan dua anak kembarnya,” ujar Kapolda Kalteng, Irjen Pol Drs
Anang Revandoko, melalui Kabidhumas Kombes Pol Hendra Rochmawan.
Menurut Kombes Hendra, Tim SAR yang terdiri dari personel
Ditpolairud Polda Kalteng, Satpolair Polres Pulang Pisau (Pulpis), Tim SAR
Satuan Brimob Polda Kalteng, Tim Basarnas, BNPB dan elemen masyarakat lainnya,
pertama kali menemukan korban Ny Iis Hariati (27), satu Km ke arah hilir dari
TKP tenggelamnya mobil pick up sekitar pukul 05:30 WIB.
“Kemudian lima bekas menit kemudian, tepatnya pukul
05:45 WIB, Tim SAR kembali menemukan korban Rafa (3,5), kurang lebih 200 meter
ke arah hulu dari TKP tenggelamnya mobil pick up,” jelas Kombes Hendra.
Sebelumnya dua hari yang lalu, Kamis (4/7) sekitar pukul
18:20 WIB, lanjut kabidhumas, Tim SAR gabungan berhasi mengevakuasi korban Rafi
(3,5), atau tujuh jam setelah kecelakaan air tersebut terjadi. Sedang untuk
mobil pick upnya sendiri, berhasil dievakuasi pada Jumat (5/7) siang.
“Kami ucapkan terima kasih kepada semua elemen
masyarakat yang ikut membantu Polri dalam melakukan pencarian dan mengevakuasi
korban kecelakaan air tersebut,” imbuh mantan Kapolres Palangka Raya ini.
Kabidhumas berharap tidak terjadi lagi kecelakaan seperti
ini dan mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat apabila berpergian agar
mengecek kondisi kendaraannya. Jangan sampai remnya tidak berfungsi, seperti
mobil pick up naas tersebut.
“Begitupun kepada pemilik angkutan air, agar
memperhatikan keselamatan penumpangnya dan melengkapinya dengan sarana dan alat
keamanan, seperti pelampung, pagar pembatas kapal dan lain-lain,” ujar Kombes
Hendra mengingatkan.
Seperti diberitakan, kecelakaan air yang mengakibatkan mobil pick
up tenggelam ini, dikarenakan rem mobil tidak berfungsi. Sehingga meluncur ke
sungai saat berada di kapal feri penyeberangan. (yb/din/foto:ist)
