BANJARBARU, banuapost.co.id–
Dari 6.065 jamaah haji Embarkasi Banjarmasin 2019, empat orang wafat di tanah
suci. Dua di antaranya, merupakan jamaah haji asal Kalimantan Selatan.
Jamaah itu, Masram Saleh Saat (61) asal Kabupaten
Tabalong yang wafat di RSAS An Noor Mekkah,Selasa (6/8), dan dimakamkan di
Soeraya, Mekkah.
Kemudian Siti Hawariyah Utuh Hasan (93) asal Banjarmasin,
yang wafat di Muzdalifah, Minggu (11/9), tepat di puncak ibadah haji dan
dimakamkan di Soeraya, Mekkah.
“Untuk dua orang lagi yang wafat di tanah suci
berasal dari Kalimantan Tengah,” kata Kakanwil Kemenag Kalsel, Noor Fahmi,
usai mengikuti Upacara Detik – Detik HUT ke-74 Proklamasi RI di halaman
Sekdaprov Kalsel di Banjarbaru, Sabtu (17/8).
Menurut Noor Fahmi, ke empat jamaah haji tersebut wafat
karena sakit. Sebagian merupakan jamaah haji resiko tinggi karena berusia
lanjut.
Mengenai kepulangan jamaah haji atau Debarkasi
Banjarmasin, dijadwalkan mulai Selasa
(20/8). Untuk kloter pertama, merupakan jamaah haji asal Kabupaten Hulu Sungai
Selatan (HSS) dan Banjarmasin, yang sebelumnya juga diberangkatkan pertama
kali.
“Untuk kloter pertama kepulangan nanti, jumlah jamaahnya
tetap seperti berangkat. Alhamdullilah, semuanya lengkap. Tidak ada yang sakit
maupun wafat,” kata Noor Fahmi.
Saat diberangkatkan pada Selasa (9/7), jamaah haji kloter
pertama tersebut sebanyak 318 orang. Termasuk lima petugas haji, terdiri dari 1
orang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI) atau Ketua Kloter, 1 orang Tim
Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI) , 3 orang Tim Kesehatan Haji Indonesia
(TKHI) terdiri 1 orang dokter dan 2 perawat.
Secara keseluruhan, jamaah haji yang sebelumnya
diberangkatkan dari Asrama Haji Banjarbaru di musim haji tahun ini, sebanyak
6.065 orang. Mereka terdiri dari 4.136 dari Kalsel dan 1.920 dari Kalteng.
Mereka dibagi dalam 19 kloter. (emy/foto:
deny yunus)
