BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Bahasa Indonesia harus diperjuangkan agar bisa digunakan di seluruh dunia. Ini mengingat
bahasa dapat mempererat persatuan.
“Oleh sebab itu, kita harus menjaganya,” tulis Gubernur
Kalsel, H Sahbirin Noor, pada penutupan Lomba Debat Bahasa Indonesia dan
National Schools Debating Championship Tingkat Nasional Jenjang SMA 2019, Senin
(19/8) malam.
Terlebih lagi, sambung gubernur dalam sambutan yang
dibacakan Sekdaprov Kalsel, H Abdul Haris Makkie, bahasa merupakan identitas
bangsa.
“Karena itu pula, Bahasa Indonesia yang sudah
menjadi bahasa kesatuan dan salah satu ikrar Sumpah Pemuda 1928, harus
betul-betul dijaga dan dipelihara dengan baik,” tandasnya.
Sebelumnya pada penutupan lomba itu, Kepala Badan
Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan, Toetoek Soeprayetno, mengajak masyarakat mensyukuri keberadaan Bahasa Indonesia.
Pasalnya dengan Bahasa Indonesia, dapat mempersatukan
keragaman ras, agama, suku, dan budaya atau dengan sebuah semboyan
“Bhinneka Tunggal Ika” (berbeda-beda tetapi tetap satu jua).
Mengenai LDBI dan NSDC, menurutnya, sebuah media
pengembangan nalar yang bermanfaat buat masa depan generasi bangsa serta NKRI.
Selain itu, LDBI dan NSDC merupakan ajang demokrasi. Saling
menghargai pendapat orang lain walau berbeda. Sehingga harus dipelihara dan dikembangkan.
“Karena debat merupakan satu cara agar bisa berpikir
secara kritis dalam menyelesaikan masalah dalam waktu yang singkat,” ujarnya.
Pemenang LDBI dan NSDC Tingkat Nasional Jenjang SMA 2019,
terbagi empat kategori. Untuk LDBI kategori A, Provinsi Bali, B Banten, C Nusa
Tenggara Timur (NTB) dan D, Sumatera Utara (Sumut), serta favorit tuan rumah
Kalsel.
Kemudian untuk NSDP kategori A, DI Yogyakarta, B Sulawesi
Tengah (Sulteng), C Sumatera Selatan (Sumsel) dan D Sulawesi Tenggara (Sultra),
serta favorit Provinsi Maluku.
Peserta LDBI dan NSDC tersebut, utusan/perwakilan SMA
dari 34 provinsi se-Indonesia berlangsung sejak 14 Agustus lalu. Sedang LDBI
dan NSDC Tingkat Nasional Jenjang SMA 2020, sebagai tuan rumah Provinsi Bangka
Belitung. (rah/foto: ist)
