PELAIHARI, banuapost.co.id– Juara Men Elite
Asia Mountain Bike 2018, Zainal Fanani, berhasil menaklukan lintasan Gunung
Pantain di ajang Enduro Indefedence Day Race 2019 yang berlangsung di Kabupaten
Tanah Laut, Sabtu (10/8).
Pembalap asal Lumajang yang bernaung di bawah
bendera Thrill Factory Team, menaklukkan lintasan sejauh sekitar 24 kilometer
dengan catatan waktu 1 jam 01 menit 30 detik.
Biker yang juga menjuarai even di Kotabaru itu,
melepaskan diri dari gerombolan biker sejak berada di kawasan punggung Gunung
Pantain. Zainal menyelesaikan lomba di depan biker nasional lainnya, Rafika M
Farisi, yang mencatat waktu 1 jam 02 menit 25 detik.
Rafika M Farisi biker nasional yang menempati
peringkat ke-9 pada Asian Games 2018, Maydaril Arkam dari tim United yang
membukukan waktu 1 jam 08 menit 28 detik, unggul dua detik dari biker lokal
asal Tanah Bumbu Rizaldi A Ridho.
Sedang peringkat ke-5 ditempati biker asal
Banjarmasin, Rivaldi Syahputera, yang membukukan waktu 1 jam 12 menit 03 detik.
Sukses menjuarai EIDR 2019 di Tanah Laut, Zainal
Fanani berhak mendapatkan hadiah Rp15 juta, Peringkat Kedua mengantongi hadiah
Rp10 juta.
Hadiah kepada pemenang, masing-masing diserahkan Kombes
Endang Agustina selaku pendukung even, Ahmad Yani, Ketua ISSI Tala, Iriansyah,
Ketua KONI Tala, Syahrian Nurdin Sekda Tala dan AKBP Sentot Adi Dharmawan,
Kapolres Tala.
Zainal Fanani mengaku senang dapat tampil maksimal
dan berhasil keluar sebagai juara. Ia berharap even serupa digelar lagi tahun depan,
karna lintasan di Gunung Pantain sangat bagus dan menantang.
“Kami pembalap senang ikut di sini, karena jalurnya
dijaga dengan baik oleh panitia, dan lintasannya menantang,” kata biker yang
juga juara pada Lomba MTB di Tanjung Lesung, Banten.
Hal senada juga diungkapkan Rafika M Farisi. Namum
dibandingkan lintasan di even yang pernah diikutinya di Kalsel, atlet nasional
itu mengakui lintasan Gunung Pantain terberat. Itulah sebabnya ingin kembali
menjajal lintasan tersebut.
“Kalau ada even lagi di lintasan itu, Insya Allah
saya akan ambil bagian lagi,” kata biker yang pernah berlaga di Tanjung,
Kotabaru dan Banjarbaru itu.
Sementara biker muda asal Kota Apam, Barabai, Asep
Hidayat, mengaku senang merasakan satu lintasan dengan beberapa biker nasional,
bahkan internasional.
Asep yang finish diurutan ketujuh dengan waktu 1 jam
17 menit 26 detik, juga mengakui lintasan Gunung Pantain cukup ekstrem.
Panitia selain mengumumkan lima besar pemenang lomba
EIDR 2019, juga membagikan doorprize kepada biker yang beruntung. Hadiahnya ada
lima unit sepeda gunung, helm, kompor gas, kaos dan lain-lain. (zkl/foto:
zul yunus)
