KURAU, banuapost.co.id–
Sekda Tanah Laut, Syahrian Nurdin, menyerahkan bantun kepada korban musibah
kebakaran di Desa Kurau Utara (Kurut), Kecamatan Bumi Makmur. Bantuan yang
diserahkan berasal dari Kementerian Sosial dan Badan Nasional Penanggulangan
Bencana (BNPB).
Penyerahan secara simbolis dilangsungkan di halaman SDN 1 Kurau Utara, Sabtu (17/8), diterima salah satu perwakilan warga yang menjadi korban musibah kebakaran.
Bantuan yang diberikan berupa peralatan dapur, sembako,
selimut sampai pakaian dalam wanita atau pun pria. Jumlah bantuan yang
diserahkan sesuai dengan data yang diberikan aparat desa sebanyak 11 kepala
keluarga.
Kapada warga yang terkena musibah, sekda berpesan agar
dapat tabah menerima cobaan. Karena siapa pun tidak ingin mengalami kebakaran.
“Kami menyaluran bantuan dari Kemensos dan BNPB, mudahan
dapat dimanfaatkan warga yang terkena musibah,” ujar sekda yang didampingi
Kepala BPBD Tala, Muhammad Kusri dan Kepala Dinas Sosial Tala, Nor Hidayat
serta Kepala Dinas Pendidikan Tala, Abdillah.
Sekda juga atas nama pemerintah Kabupaten Tala
mengucapkan terima kasih kepada seluruh yang terlibat dalam proses pemadaman
kebakaran, baik pemadam pemerintah maupun pemadam dari kabupaten atau kota
tetangga.
Selain penyerahan bantuan dari Pemkab Tala, pada hari
yang sama juga datang bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Kalsel yang diserahkan
Taruna Siaga Bencana atau Tagana.
Dapat
bantuan Rp15 juta
Sementara itu Sekda Tala juga mengungkapkan setiap rumah
yang mengalami kerusakan parah akan mendapat bantuan dari Pemkab Tala Rp15 juta.
Bantuan berasal dari dana tak terduga yang setiap tahun dianggarkan Pemkab Tala.
“Nanti selain bantuan berupa kebutuhan sehari-hari,
korban musibah juga akan mendapat bantuan uang tunai sebesar Rp15 juta untuk
mereka yang rumahnya rusak total,” jelas sekda.
Meski 11 kepala keluarga kehilangan tempat berteduh, sampai
sejauh ini belum ada rencana pendirian posko. Karena seluruh korban kebakaran,
mengungsi ke rumah kerabat masing-masing.
“Saya untuk sementara tidur di tempat anak, sambil
menunggu membangun lagi rumah di lokasi yang terbakar,” kata Haji Abran, salah
seorang warga yang rumahnya ikut terbakar.
Kebakaran di Jl Swadaya dan Jl Saripul terjadi pada Jumat
(16/8) malam sekitar pukul 23:00 Wita, menghabiskan 10 rumah dan dua ruang
kelas serta satu perpustakaan. (zkl/foto:
zul yunus)
