BANJARBARU, banuapost.co.id–
Dibebasliarkannya secara bersamaan burung perkutut di bawah komando Sekdaprov
Kalsel, Haris Makkie, menandai dibukanya Lomba atau Konkurs Seni Suara Alam
Burung Perkutut Regional Kalimantan 2019.
Lomba yang diikuti 170 burung perkutut ini, digelar
Pengda P3SI Banjarbaru di lapangan HRVRT Jl Ahmad Yani Km 33,5, Minggu (4/8).
Kepada wartawan Haris Makkie mengatakan mendukung penuh
kegiatan ini. Apalagi perkutut yang dilombakan, merupakan hasil budidaya.
“Artinya ada sektor perekonomian yang bergerak di
komunitas pecinta perkutut ini,” katanya.
Selain itu, sambung Haris, hadirnya peserta di lomba dari
luar Kalsel, bahkan dari luar Kalimantan, merupakan peluang bagi sektor
kepariwisataan di Banua.
“Karena itu saya berharap, P3SI bisa berkoordinasi dengan
dinas terkait dari Pemprov Kalsel, untuk menyatukan agenda. Misalnya, Dinas Pariwisata Kalsel dalam menggelar ajang
serupa dengan jumlah peserta dan pengunjung yang lebih banyak,” imbuh Haris
Makkie.
Ajakan Haris Makkie itu, mendapat sambutan positif dari
Sekretaris P3SI Pengwil Kalsel, Syarifudin. Pihaknya siap berkoordinasi dengan
pemerintah daerah. Karena kehadiran peserta dari luar daerah, termasuk dalam
lomba yang digelar kali ini, bisa berdampak kepada perekonomian dan pariwisata
Kalsel.
“Apalagi bila ajangnya lebih besar. Maka akan lebih
banyak peserta dari luar daerah yang akan datang ke Kalsel. Hal itu, tentu saja
berdampak ke perekonomian dan pariwisata Kalsel. Misalnya, meningkatkan hunian
hotel,” ujar Syarifudin.
Menurut Syarifudin, saat ini baru ada dua pengurus daerah
P3SI di Kalsel, yakni Kota Banjarmasin dan Banjarbaru. Ke depan segera dibentuk
pengda di beberapa kabupaten lainnya di Kalsel. (emy/foto: deny yunus)
