RANTAU, banuapost.co.id–
Baayun Maulid sering dengan peringatan Maulid Nabi Muhhamad SAW 1441 H, kembali
digelar Desa Banua Halat, Kabupaten Tapin, 9 November mendatang.
Kegiatan keagamam yang digelar Masjid Keramat Al
Mukarramah, Desa Banua Halat, membuka pendaftaran bagi peserta dengan tempat sekretariat
masjid setempat.
“Sejak dibuka 9 Oktober lalu, pendaftar sudah cukup
banyak. Tak hanya anak-anak, orang tua bahkan lansia ada yang ikut jadi
peserta,” ujar Fadlan, salah satu panitia pelaksana Baayun Maulid Desa Banua
Halat, Sabtu (26/10).
Baayun Maulid dalam rangkaian Maulid Nabi Muhammad SAW,
lanjut Fadlan, memang menjadi salah satu wisata religi. Karena setiap tahun
selalu diselenggarakan di Masjid Keramat Al Mukarramah, Desa Banua Halat.
“Harapan kami sebagai panitia, semoga kegiatan keagamaan
sekaligus wisata religi ini banyak diminati dan dikunjungi masyarakat di luar
Provinsi Kalsel,” imbuh Fadlan.
Khusus untuk 9 November itu, sambung Fadlan, segala
persiapan tengah dilakukan jauh-jauh hari. Sedang untuk pendaftarannya dikenai
buiaya Rp 260 ribu.
“Biaya ini untuk semua perlengkapan, seperti 3 lembar sarung,
3 batang bambu dan tali ayunan sepanjang 4 meter,” jelas Fadlan.
Jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, memang biaya terhitung
besar. Ini karena animo masyarakat untuk ikut jadi peserta baayun maulid juga
terus meningkat.
“Mungkin di kegiatan keagamaan ini, peserta ingin
mendapatkan hidayah dan barokahnya,” pungkas Fadlan.
Sementara koordinator pencari bambu, Sidik, mengaku sudah
menyiapkan sedikitnya 600 batang untuk gantungan ayunan.
“Pekerjaan ini sudah saya lakoni sejak 30 tahun lalu,”
ujar Sidik. (fai/foto: faisal)
