BANJARMASIN, banuapost.co.id– Fahmi Idris Tanjung, SE, nakhodai kepengurusan Pemuda Muhammadiyah Kota Banjarmasin. Kepengurusan periode 2019 – 2024 ini dilantik Ketua Pemuda Muhammadiyah Kalsel, dr H Meldy Muzada Elfa di Gedung Mahligai Pancasila, Sabtu (5/10).
Dalam pelantikan ini, juga hadir Wakil Ketua LHKP PP Muhammadiyah, Dr Dahnil Anzar Simanjuntak. Usai pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan Dialog
Kebangsaan dengan mengusung tema: “Peran Strategis Pemuda Dalam
Pembangunan.”
Dahnil mengapresiasi dilaksanakannya dialog kebangsaan ini.
Karena kembali mengingatkan anak muda, bahkan orang tua, terkait akan makna
nasionalisme.
Menurutnya, saat ini makna nasionalisme bagi anak muda
bukan right or wrong is may country
(benar atau salah adalah negara saya, Red.)
Tetepi lebih luas dari pada itu. Karena sudah dihadapkan dengan bondres society.
“Karena batas-batas masyarakat itu, batas-batas ke
daerahan, batas-batas negara semakin kecil. Misalnya apa yang terjadi di
Indonesia, khususnya di Banjarmasin, sudah dapat terakses dengan cepat,”
jelasnya.
Oleh sebab itu, lanjut Dahnil, negara harus menghadirkan
keadilan, kesejahteraan, kebahagiaan dan kecerdasan untuk rakyatnya.
“Kalau tidak begitu, negara bagi anak-anak muda tidak
mencerminkan nasionalisme. Karena bagi mereka, nasionalisme itu adalah pro
kemanusiaan, pro yang eksis bagi Negara,” ujar Dahnil.
Selain mantan juru bicara capres Probowo dalam kontestasi pilpres 2019 lalu itu, beberapa narasumber lainnya dalam dialog, HM Lutfi Saifuddin, anggota DPRD Kalsel asal Partai Gerindra dan Sukrowardi, anggota DPRD Kota Banjarmasin dari Partai Golkar. (sai/foto: sasi)
