BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Buruh dan pekerja se Kalsel menyuarakan dukungan atas konsistennya TNI dan Polri
dalam menjaga keamanan.
Dukungan Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia
(KSPSI) Kalsel dan Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Kalsel,
dideklarasikan dalam orasi saat berujuk rasa di depan Gedung DPRD Kalsel menolak
RUU Ketenagakerjaan, Rabu (16/10).
Bahkan dua organisasi pekerja dan buruh ini, mengecam penyerangan
terhadap Menkopolhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto.
Demo damai ini disaksikan Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yazid
Fanani, Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK para Pejabat Utama Polda Kalsel dan Kapolresta
Banjarmasin.
“Kita berharap kasus penusukan dan tindakan brutal
itu segera diusut tuntas. Jika ada dalangnya tangkap, karena sudah menyerang
pejabat negara,” kata Ketua DPD KSPSI Kalsel, H Sadin Sasau dan Ketua DPW
KSBSI Kalsel, Misdi.
Selain mendukung apa yang telah dilakukan Polri dan TNI
dalam menjaga keamanan dan ketertiban, para buruh dan pekerja sepakat untuk
bersama-sama mengamankan Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI, Ahad (20/10)
mendatang.
“KSPSI dan KSBSI Kalsel juga tetap bekerjasama
dengan pihak keamanan untuk menjaga NKRI dan Pancasila,” tegas Sadin.
Sementara Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yazid Fanani, menyampaikan
terimakasihnya atas dukungan KSPSI dan KSBSI Kalsel pada Polri.
Dukungan ini, kata kapolda, akan dilaporkan ke jajaran
Polri yang ada di atas. “Kita juga berharap, kejadian ini (penusukan pejabat
tinggi negara, Red.) tidak terulang.
Semoga ke depan kita dapat bekerja sama dalam berbagai kegiatan,” ujar kapolda.
(*/yb/foto: ist)
