MUARA TEWEH, banuapost.co.id–
Lampion Night Market yang digelar Kelurahan Melayu, Teweh Tengah, Barito Utara,
diminati masyarakat kabupaten yang berada di aliran Sungai Barito.
Pertama Lampion Night Market dihelat Jumat (18/10),
malam, pengunjung yang datang diperkirakan mencapai ribuan orang. Sementara pedagang
yang berpartisipasi, puluhan orang.
“Sekitar 30 pedagang menjajakan makanan dan minuman,
sementara sisanya yakni lapak barang dan jasa. Sedang kegiatannya sendiri,
berlangsung selama dua hari, JUmat dan
Sabtu (19/10),” ungkap Lurah Melayu, Reddy.Wahyu Nugraha.
Kegiatan itu sendiri, lanjut Reddy, merupakan upaya
Kelurahan Melayu dalam pengembangan UKM yang ada di Kota Muara Teweh.
Salah satu pengunjung, Dhani, mengakui kemenarikan Lampion
Night Market ini. Bahkan berharap kegiatan seperti ini dapat diadakan kembali.
“Paling tidak nantinya kegiatan seperti ini dapat
dilaksanakan setiap bulannya, sehingga dapat menjadi tempat hiburan
masyarakat,” ucapnya.
Informasi yang didapat di lapangan, setiap pedagang
dikenakan biaya Rp 50 ribu untuk membuka lapak. Iuran tersebut untuk membayar
lapak, listrik dan kebersihan. (arh/foto:
ist)
