BANJARBARU, banuapost.co.id–
Pasangan HM Aditya Mufti Ariffin SH MH dan H AR Iwansyah, bakal Calon Walikota
dan Calon Wakil Walikota Banjarbaru 2020 – 2025, mengembalikan berkas
pendaftaran ke DPC PKB Kota Banjarbaru, Sabtu (26/10).
Partai yang dibidani Presiden ke-4 RI, Gus Dur (alm) ini,
merupakan partai ketiga, setelah PDI-P dan PPP yang dilamar pasangan muda tersebut
untuk memberikan dukungan dalam kontestasi Pilkada Banjarbaru 2020 mendatang.
Menurut HM Aditya Mufti Ariffin, pendaftaran ke PKB,
selain disebabkan ada kedekatan emosional dan ideologis, juga karena basis
partai ini kaum Nahdliyin atau NU, salah satu organisasi Islam terbesar di
Indonesia.
“PKB merupakan partai ke-3 setelah kami mendaftar ke
PDI-P dan PPP,” tutur Opi, sapaan akrab putra sulung Gubernur Kalsel ke-10,
H Rudy Ariffin itu.
Sedangkan alasan kedua, lanjut Aditya, mengingat sejarah
Pilkada 2005, koalisi PKB dan Golkar bisa memenangkan pasangan H Rudy Arifin
dan Rosehan NB.
“Maka dari itu, kami ingin meneruskan silahturahmi
ke PKB supaya terus terjalin,” imbuhnya.
Dengan silaturahmi ini pula, sambung Aditya, sangat
berharap PKB dapat bergabung dan mendukung duetnya dengan Iwansyah dalam berkoalisi
untuk membangun Kota Banjarbaru ke depan.
Sementara menurut Ketua DPC PKB Banjarbaru, Ririk Sumari,
keputusan siapa yang diusung menjadi koalisi PKB, diserahkan kepada teman-teman
kader kader.
“Apa yang menjadi visi misi masing-masing kandidat,
teman-teman kader yang akan menilai, dan semua akan di pertimbangkan,”
pungkasnya.
PKB dalam pilkada Kota Banjarbaru 2020, lanjut Ririk, bersifat
netral. Tidak memihak ke salah satu calon yang sudah mengembalikan berkas pendaftaran.
(riz/foto: rizal)
