MARABAHAN, banuapost.co.id–
Tim Akreditasi Kemenkes RI meninjau Puskemas Marabahan untuk melakukan
penilaian dalam rangka peningkatan mutu pelayanan.
Tim surveyor yang terdiri dari tiga orang, Kamis (31/10),
disambut dengan persembahan tarian adat Dayak dari sanggar Permata Ijejela.
Terpukau dengan sajian tari, bahkan salah satu tim surveyor
dari Jakarta iitu, berfoto bersama
dengan para penari yang lengkap dengan atribut pakaian adat Dayak Bakumpai
Bupati Batola, Hj Noormilyani AS, dalam sambutannya mengatakan,
akreditasi merupakan salah satu sasaran dalam meningkatkan mutu layanan
kesehatan sebagai sasaran pokok pembangunan kesehatan dalam RPJM dan Renstra
Kementerian Kesehatan.
“Peningkatan mutu kesehatan melalui akreditasi puskesmas,
merupakan upaya meningkatkan kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya
secara terpadu, menyeluruh dan berkesinambungan,” jelas bupati wanita pertama
di Kalsel ini.
Karena itulah, sambung Hj Normiliyan, dalam rangka
memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, Pemkab Batola terus berupaya
melakukan pembenahan sarana dan prasarana kesehatan.
“Kami juga terus
meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat pedesaan,” imbuh Normiliyani.
Berkaitan dengan survei ini, Hj Normiliyani berharap dan
berdoa, Puskesmas Marabahan dapat melewati dan sukses melewati penilaian dari
tim kementrian.
Tim Surveyor sendiri terdiri dari tiga orang, yakni dr
Titin Herawati M.Kes, surveyor bidang admin yang juga merupakan ketua tim. dr Henny Rianty M.KK, surveyor upaya bidang
kesehatan perorangan, Abdul Azis Efendy S.KM, M.Kes, surveyour bidang upaya
kesehatan masyarakat.
Selama tiga hari tim surveyour akan berada di Marabahan
melakukan penilaian pada setiap sisi pelayanan di Puskesmas setempat. (dio/foto: ist)
