BANJARMASIN, banuapost.co.id– Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor, bersama tokoh masyarakat melakukan Deklarasi Damai. Mereka sepakat menjaga persatuan dan kesatuan.
Deklarasi yang dipimpin Paman Birin, sapaan familiar Gubernur
Kalsel itu, berlangsung di Aula Bhayangkari Mathilda Batlayeri Mapolda Kalsel,
Jumat (18/10).
Ikrar ini dikemas dalam acara coffee morning Kapolda
Kalsel dan Forkopimda bersama elemen masyarakat, dalam rangka memelihara
situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kalsel menjelang pelantikan Presiden
dan Wakil Presiden RI, Ahad (20/10).
Acara ini juga turut dihadiri Kajati, Ketua DPRD, Ka BNNP Kalsel, Ketua Bhayangkari Daerah
Kalsel beserta pengurus, Kabinda Kalsel, Ketua FKUB, Ketua NU, Ka Kanwil
Kemenag Kalsel, Danlanud Syamsuddin Noor, Danlanal Banjarmasin, Ketua Banwaslu,
Ka OJK, Ketua KPU, Ketua PW Muhammadiyah, Pengadilan Tinggi, Ketua PGI, Ketua
PHDI, Ketua Walubi, Ketua Keuskupan dan Ketua Konghucu.
Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yazid Fanani, berharap deklarasi
dukungan untuk mensukseskan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, bisa
diterapkan ke masyarakat guna menjaga Republik Indonesia, khususnya Bumi
Lambung Mangkurat, tetap damai.
“Mudah-mudahan dengan adanya deklarasi ini, bergema
di seluruh Indonesia, khususnya Kalsel, dan ditindaklanjuti kepala daerah, kapolres,
dandim, forkopimda yang ada kabupaten/kota,” kata kapolda.
Deklarasi ini disebut sebagai kesepakatan untuk menjaga
persatuan Indonesia. Deklarasi ini, menurutnya, menjadi pengingat seluruh
masyarakat Kalsel.
“Deklarasi bersama dimaksudkan untuk menjaga Kalsel
yang damai. Bapak-Ibu ini adalah kesepakatan kita bersama sebagai anak bangsa.
Saya ingin sampaikan, deklarasi mengingatkan kepada kita semua, kita satu
keluarga, se bangsa dan se tanah air Indonesia,” pungkas kapolda. (*/yb/foto: ist)
