BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Manajemen Duta Mall dilaporkan warga Gg Lima Sejati, Jl Veteran, Banjarmasin Tengah,
ke Komisi 3 DPRD Kota Banjarmasin.
Ikhwal dilaporkannya pengelola ’raksasa’ tempat bisnis
modern itu, menyusul tidak pernah digubrisnya keluhan warga sekitar berkaitan
dengan terus dilaksanakannya proyek perluasan gedung.
“Sedikitnya 30-an rumah warga yang rusak akibat proyek
pembangunan gedung Duta Mall ini,” ujar Ketua Ormas Sangga Lima, Sulaiman, Senin
(4/11).
Sambil menunjukan surat yang ditandatangani kisaran 30
warganya, Sekretaris RT Gg Lima Sejati itu menjelaskan, sejak perluasan dan
penambahan gedung Duta Mall dua tahun lalu, warga yang terdampak tidak pernah
mendapat ganti untung.
“Padahal akibat pembangunan gedung di tanah yang labil,
seperti di Kota Banjarmasin, rumah sekitarnya jadi ikut miring,” ucap petinggi
ormas
yang memang bermarkas di Gg Lima Sejati, Jl Veteran itu.
Bahkan tak hanya rumah yang terancam roboh, lanjut
Sulaiman, jalan yang menjadi pintas warga menuju ke Jl Kuripan, selain ikut
terkelupas semennya, ada juga yang anjok.
Disinggung upaya lain dalam persoalan imbas pembangunan
Duta Mall sebelum sampai dilaporkan ke DPRD Kota Banjarmasin, diakui Sulaiman
sudah dilakukan.
“Namun tidak ada juga titik temunya, termasuk dalam
persoalan ganti rugi. Intinya, Duta Mall sama sekali tidak peduli,” tegas
Sulaiman.
Karena ketidakpedulian itulah, sambung Sulaiman, warga
akhirnya mengambil sikap dengan melaporkan Duta Mall ini ke Komisi 3 DPRD Kota
Banjarmasin.
“Kalau laporan ini tidak mempan juga, warga sudah
menyiapkan laporan ke Kalsel 1, Paman Birin,” pungkas Sulaiman. (yb/foto: ist)
