BANJARMASIN,
banuapost.co.id– Presiden Joko Widodo diperkirakan mendarat di Bandara Internasional Syamsudin Noor, Rabu (18/12) sekitar pukul 10:30 Wita.
Kehadiran Jokowi di Bumi Lambung Mangkurat untuk meresmikan Terminal Baru Bandara Internasional Syamsudin Noor yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN), yang diamanatkan pemerintah kepada PT Angkasa Pura I untuk mengatasi permasalahan kurangnya pelayanan penumpang angkutan udara yang terjadi.
Sebagaimana jadwal yang diterima redaksi
banuapost.co.id, Selasa (17/12) petang, tiba di bandara baru ini presiden akan disambut Gubernur H Sahbirin Noor, Kapolda Irjen Pol Yazid Fanani dan Pangdam VI/Mulawarman, Mayjen TNI Subiyanto.
Presiden yang didampingi Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri BUMN, Erick Thohir, akan meninjau diplay bandara.
Presiden juga akan memberikan sambutan atas bandara baru warga Kalimantan Selatan ini. Proses peresmian bandara dimulai pada pukul 11:30 Wita dengan penekanan tombol sirine. Dilanjutkan dengan penandatanganan Prasasti Bandara Syamsudin Noor.
Usai menandatangi prasasti, presiden dan rombongan akan meninggalkan Bandara Internasional Syamsudin Noor kisaran pukul 11:58 Wita.
Seperti diketahui, terminal baru Bandara Syamsudin Noor memiliki luas 77.569 meter persegi atau 8 kali lebih luas dibandingkan terminal lama yang hanya memiliki luas 9.043 meter persegi.
Beroperasinya terminal baru ini, akan menambah kapasitas penumpang menjadi 7 juta penumpang per tahun. Atau 5 kali lebih besar dibandingkan terminal lama yang hanya dapat menampung 1,6 juta penumpang per tahun.
Terminal baru juga ditunjang dengan 42 unit konter check in, tiga conveyor belt, dan ruang tunggu seluas 5.185 meter persegi. Tersedia pula, lahan parkir seluas 34.360 meter persegi untuk kendaraan roda empat dan dua.
Selain itu, hadirnya terminal baru Bandara Syamsudin Noor ini juga merupakan bagian dari komitmen Angkasa Pura I, untuk terus meningkatkan layanan kebandarudaraan berstandar internasional.
Dengan mengutamakan prinsip safety, security, services dan compliance, terminal baru ini diharapkan dapat menjadi ikon baru di dunia penerbangan nasional. (
yb/foto: ist)
