MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Polemik penghapusan Ujian Nasional (UN) 2021, tak mempengaruhi pelajar di Barito Utara.
Bahkan sebaliknya, sebanyak 5.242 siswa SD sederajat dan
SMP sederajat di kabupaten kawasan DAS Barito itu, justru
sibuk mempersiapkan diri agar bisa lulus UN.
Plt Kadisdik Barito Utara, Syahmiludin A Surapati, yang
ditemui di ruang kerjanya, Rabu (18/12), secara tegas mengatakan, polemik
penghapisan UN tak berpengaruh terhadap persiapan para siswa di daerahnya.
“Disdik Barito Utara sudah dua kali melaksanakan
simulasi UNBK tingkat SMP sederajat. Simulasi ketiga menunggu jadwal dari pusat,”
jelasnya.
Begitupun soal penghapusan UN 2021, lanjut Syahmiludin, itu
urusan pusat. Daerah harus mempersiapkan diri untuk menjalankan apa pun
kebijakan pemerintah.
Berdasarkan data Disdin Barito Utara, jumlah calon
peserta UN tingkat SD sederajat sebanyak 2.814 siswa. Sedang untuk SMP sederajat
sebanyak 2.428 siswa.
“Total 5.242 calon peserta UN 2020 tingkat SD dan SMP sederajat di daerah ini,”
tandasnya.
Ditambahkanya, para calon peserta UN tersebar di 181
SD/MI dan 45 SMP/MTs. Usai menentukan sekolah penyelenggara UN, Disdik Barito
Utara kembali memvalidasi data peserta UN tahun ajaran 2019/2020.
Ditegaskan Syahmil, sesuai dengan target Pemkab Barito
Utara, untuk jenjang SMP direncanakan UNBK secara serentak.
Jadwal penyelenggaraan UN SMP mengacu kepada POS
penyelenggaraan UN tahun ajaran 2019/2020 yang dikeluarkan Badan Standar
Nasional Pendidikan (BSNP), yaitu 20-23 April 2020. Sedang jadwal ujian sekolah
berstandar nasional (USBN) masih disusun BSNP. (arh/foto: ist)
