BANJARBARU, banuapost.co.id– MeskI sudah beberapa hari lalu dioperasionalkan, Bandara Internasional Syamsudin Noor baru Rabu (18/12) resmi pemakaiannya oleh Presiden Joko Widodo.
Didampingi Gubernur H Sahbirin Noor dan Menteri
Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri BUMN Erick Thohir, presiden menekan
tombol sirene dan membubuhkan tandatangan di prasasti.
Jokowi yang mendarat menggunakan pesawat kepresidenan dari
Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan, sekaligus
mengakhirikunjungan kerjanya di Provinsi Kaltim, menyempatkan menyapa sejumlah
penumpang, sebelum kemudian meninjau ruang display.
Setelah berkeliling ruang kedatangan dan keberangkatan, presiden
dengan busana khas kerjanya, kemeja putih, didampingi menhub dan Paman Birin, sapaan
akrab Gubernur Kalsel, menuju tenda acara.
Dalam sambutannya, Jokowi mengaku sangat terkejut ketika
tiba di terminal baru Bandara Syamsudin Noor. Karena lebih besar dari yang diperkirakan
sebelumnya.
“Tadi saya meninjau terminal baru dan terkejut.
Ternyata jauh lebih besar dibandingkan yang lama. Delapan kali lipat lebih
besar,” tandasnya.
Menurut Kepala Negara, dari penjelasan yang diterima,
pertumbuhan penerbangan sejak terminal baru ini, mengalami kenaikan
“Ada peningkatan penerbangan 10 persen. Bahkan
penumpang juga meningkatkan menjadi 9 persen,” katanya.
Jokowi mengingatkan, persaingan infrastruktur antar
negara sangat sengit. Sehingga harus dikejar dan terhubung, baik infrastruktur
dari sektor jalan, airport (penerbangan), pembangkit listrik, pelabuhan,
pariwisata, maupun kawasan industri.
“Agar kita tidak kalah, semua infrastruktur harus
terhubung dan disambungkan. Semua kawasan harus disambungkan ke industri dan
pariwisata agar daerah lebih maju,” jelasnya.
Ditegaskan presiden, terminal baru Bandara Internasional Syamsudin
Noor menghabiskan dana Rp 2, 2 triliun. Karena itu, banggalah dengan wajah baru
ini.
“Namun demikian yang paling penting, tindak lanjut
ke depan oleh pemerintah daerah. Agar masyarakat betul-betul merasakan
manfaatnya,” imbuh Kepala Negara. (emy/foto: iman)
