SAMPIT, banuapost.co.id– Diduga akibat jadi budak miras dan narkoba, Fir alias Firman, membunuh ibu kandungnya sendiri, Ny Bilu, dengan tebasan senjata tajam.
Perbuatan durhaka ini terjadi di Desa Tumbang Sangai,
Kecamatan Telaga Antang, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rabu
(8/1) dinihari kisaran pukul 02:00 WIB
Menurut Kepala Desa Sangai, H Toto, yang diminta
penjelasannya, peristiwa tragis ini terjadi seusai Ny Bilu Salat Tahajud tengah
malam.
Setelah merapikan perangkat salatnya, Ny Bilu kemudian mencoba
menasehati anaknya yang ketika itu diduga sedang sakaw alias tengah kecanduan narkoba.
Namun boro-boro
mendengar nasehat, sebaliknya Firman malah emosi. Parang pun diambil dan
dibacokan ke tubuh sang ibu.
Tak pelak lagi, bacokan senjata tajam membuat tubuh renta
Ny Bilu roboh bersimbah darah, dan tewas tanpa sempat mendapatkan pertolongan
di dalam rumahnya sendiri.
“Sesaat setelah kejadian, kami beserta perangkat desa
langsung mendatangi rumah korban. Namun saat berada di rumah, korban sudah dalam
kondisi tak bernyawa,” jelas Toto.
Soal miras dan narkoba sebagai pemicunya, Toto tak
menampik. Sebab mantan sekretaris desa (sekdes) Sangai periode 2013 lalu, memang
sering mengonsumsi minuman keras dan narkoba.
“Pelakunya sendiri langsung diamankan warga bersama
petugas kepolisian setempat,” ucap Toto. (rul/foto:
ist)