KOTABARU, banuapost.co.id– Komisi II DPRD Kalsel melakukan kunjungan kerja ke Pelabuhan Perikanan Kotabaru., kemarin.
Kehadiran legislator ke salah satu pusat perdagangan ikan hasil laut itu, diterima Kepala Pelabuhan
Perikanan setempat, Ir Ahmad Nurbani Yusuf.
Menurut Hj Dewi Damayanti Said, salah seorang anggota
Komisi II DPRD Kalsel, dari kunjungan kerja tersebut ada beberapa persoalan
yang harus segera dituntaskan untuk pengembangan ke depan pelabuhan tersebut.
“Di antaranya, masih minimnya SDM di pelabuhan perikanan
tersebut. Kondisi demikian mungkin karena pelaku aktivitasnya sebagian besar
hanya nelayan,” ujar politisi Partai Golkar itu.
Selain masalah SDM, lanjut salah satu ‘Srikandi’ DPRD Kalsel
tersebut, regulasi retribusi pelayanan jasa di Pelabuhan Perikanan Kotabaru
ini, juga belum ada.
“Padahal keberadaan payung hukum untuk segala aktivitas
di pelabuhan tersebut, sangat penting agar tertib sesuai dengan aturan,” jelas
Hj Dewi.
Sedang persoalan lainnya yang tak kalah pentingnya, sambung putri birokrat Ir HM Said yang
Gubernur Kalsel ke-7 itu, masih belum tuntasnya penyerahan aset di kawasan
tambat labuh dan bongkar muat hampir sebagian besar nelayan di wilayah kabupaten
kepulauan tersebut.
“Dari temuan-temuan ini kita harapkan nantinya stackholder
pemerintah setempat bisa secepatnya menyelesaikan,” pungkas Hj Dewi. (yb/foto: ist)