MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Belum adanya bank darah di RSUD Muara Teweh, Barito Utara (Barut), mendapat sorotan anggota DPRD setempat, Iqbal Reza Erlanda.
Menurut Iqbal, bank darah ini dinilai sangat diperlukan
di rumah sakit, terlebih mengenai kekosongan stok darah di RSUD Muara Teweh ini
selama ini banyak dikeluhkan masyarakat.
“Dimana jika ada pasien yang memerlukan darah, maka
keluarga pasien terpaksa harus mencari darah terlebih dahulu,” katanya.
Oleh sebab itu, dewan pada pembahasan APBD perubahan 2020
mendatang akan mengusulkan alokasi anggaran untuk bank darah tersebut.
“Kita akan usulkan ke Pemkab Barito Utara untuk bank
darah rumah sakit pada APBD perubahan 2020 mendatang,” tandasnya.
Adanya bank darah sangat vital untuk menunjang pelayanan
di rumah sakit. Di samping itu, bank darah ini untuk melengkapi sarana dan
prasarana yang ada di rumah sakit kebanggan warga Kabupaten Barito Utara.
Nantinya di RSUD Muara Teweh dapat bekerjasa sama dengan
PMI Barito Utara, untuk memperoleh stok darah di rumah sakit.
“Harapan kita pada saat pengusulan dipembahasan APBD 2020
mendatang bank darah di RSUD Muara Teweh ini dapat berjalan lancer. Sehingga
pelayanan terhadap pasien yang berobat dapat lebih meningkat,” imbuhnya. (arh/foto: ist)
