SAMPIT, banuapost.co.id– Dampak Covid-19 di Desa Handil Sohor, Mentaya Hilir Selatan (MHS), Kotim, terverifikasi 110 Kepala Keluarga (KK) penerima BLT Dana Desa.
Sasaran penerima BLT DD, bagi keluarga miskin non PKH atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang kehilangan mata pencaharian, yang belum terdata, dan mempunyai anggota keluarga yang rentan sakit menahun atau kronis.
Musyawarah Desa Khusus (Mudesus) yang digelar, Kamis (30/4), sekaligus juga membahas anggaran yang dipindahkan dalam menangani dampak darurat Covid-19 menjadi kewajiban pemerintahan desa sesuai Peraturan Menteri Desa PDTT.
“Musdesus kita laksanakan memvalidasikan, memfinalisasikan penetapan data keluarga calon penerima BLT DD, sekaligus penyampaian perubahan Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKPdes) dan APBDes 2020 terhadap dampak Covid-19,” jelas Penjabat Kades Handil Sohor, Sunarsih.
Hasil dari verifikasi data warga miskin yang berhak menerima sebanyak 110 KK, terhitung mulai April, Mei dan Juni, per bulan mendapat Rp 600 ribu.
Usai musdesus, beberapa di antaranya melakukan penandatanganan berita acara, penetapan nama-nama penerima BLT DD, perubahan RKPDes, APBDesa. Kesepakatan lainnya, penyerahan BLT DD secara tunai melalui RT-RT dan pemerintahan desa.
Hadir dalam musdesus tersebut, Camat MHS diwakili Sekcamnya, Rida Iswandi, Sekdes Azis Muslim, Ketua BPD, pendamping lokal desa, Ketua RT, RW dan tokoh masyarakat. (um/foto: ist)