TANJUNG, banuapost.co.id– Warga Nawin digegerkan dengan aksi seorang ibu rumah tangga (IRT), Ny MKD (25), tewas setelah minum obat pembasmi rumput, Rabu (29/4).
Kapolsek Haruai, Ipda Sutargo, yang diminta konfirmasinya, Kamis (30/4), membenarkan tengah menangani kasus dugaan bunu diri itu.
“Saat kita ke TKP, IRT sudah dievakuasi ke puskesmas, dan korban meninggal dunia diperjalanan,” ujar kapolsek.
Di TKP, lanjut Ipda Sutargo, penyidik cuma mendapati racun pembasmi rumput berada di ruang kamar di bagian depan rumah. Sementara kondisi rumah, berantakan.
Dari keterangan saksi, IRT itu meninggal dunia di Puskesmas Haruai sekitar pukul 14:45 Wita. Dugaan sementara akibat meminum obat pembasmi rumput.
Menurut saksi, sekitar pukul 12:00 Wita IRT itu meminta tolong untuk dibawa ke Puskesmas Haruai karena sesak napas dan sakit dada.
IRT tersebut sempat bercerita kepada saksi yang juga suami korban, habis minum obat semprot pembasmi rumput.
Sang suami sempat berusaha memberikan pertolongan dengan meminumkan air kelapa dan susu untuk menetralkan racun yang telah diminum.
Selanjutnya dibawa ke Puskesmas Haruai. Namun nyawanya tak tertolong juga “Namun demikian, polisi masih menyelidiki penyebab IRT itu bunuh diri,” imbuh kapolsek.
Sementara pihak keluarga, menolak dilakukan outopsi. Untuk menghindari persoalan hukum dikemudian hari, pihak keluarga diminta membuat surat pernyataan penolakan outopsi. (sal/foto: ist)