PARINGIN, banuapost.co,id– Dikeluhkannya jalan dan jembatan flyover di Desa Murung Ilung, Paringin, yang rusak, langsung direspon Dinas PUPR Balangan dengan peninjauan ke lokasi, Selasa (26/5).
Diketahui, jembatan di Desa Murung Ilung di ruas jalan provinsi, dibangun Balangan Coal 2015 lalu. Sebelumnya, untuk pemeliharaan jadi tanggung jawab pihak perusahaan.
Menurut Kadis PUPR Balangan ir Tuhalus, peninjauan merupakan tindak lanjut atas keluhan masyarakat terhadap rusaknya jembatan tersebut.
“Alhamdulillah, respon pihak perusahaan akan segera melakukan perbaikan. Kita bersama DPRD Balangan akan membantu dalam pengusulan perbaikan selanjutnya ke provinsi,” terangnya.
Jembatan ini, lanjut Tuhalus, memang masih masuk wewenang provinsi. Karena itu, segera membuat surat usulan ke provinsi untuk perbaikanya.
“Sementara ini dikomunikasikan melalui telepon, mengingat pembatasan status Covid-19,” imbuhnya.
Sedang bagian Humas Balangan Coal, Bahariawan Siagian, membenarkan saat ini jembatan Desa Murung Ilung masih menjadi tanggung jawab perusahaan.
“Hari ini sudah kita lakukan proses perbaikan dengan sistem pengerasan dan aspal sementara. Paling tidak agar nyaman untuk dilewati,” ujarnya.
Padahal optimalnya perbaikan, sambung Bahariawan, dilakukan dengan pengecoran agar lebih kuat dan awet. Namun karena terkait ada aturan provinsi, perubahan-perubahan atau modifikasi perbaikan jalan tidak berani dilakukan.
Tak ditampik Bahariawan, jembatan di Maret lalu ditargetkan sudah dilakukan serah terima. Namun karena ada status darurat korona, akibatnya tertunda.
Pantauan di lapangan, kerusakan jalan dan jembatan flyover Desa Murung Ilung, terdapat dua titik. Kerusakan arah Halong ke Paringin ada sekitar 40 meter dan lebar 7 ,5 meter. Sedang arah Paringin – Halong, ada kerusakan sepanjang 25 meter dan lebar 7,5 meter. (sri/foto: ist)