BANJARMASIN, banuapost.co.id– Ketua PWNU Kalsel, Abdul Haris Makkie, dinilai sebagai sosok yang layak dan pantas memimpin provinsi tertua di Pulau Kalimantan ini.
Selain sudah malang melintas di dunia di birokrasi, Sekda Provinsi Kalsel ini, juga merupakan tokoh agama Islam.
Penilaian itu, diungkapkan generasi muda Nahdlatul Ulama (NU) Kalsel, sekaligus mendeklarasikan dukungan kepada Abdul Haris Makkie maju sebagai calon gubernur di Pilkada 2020.
“Sebagai umara dan juga ulama, beliau layak memimpin Kalsel. Karena itu kami generasi milenial NU Kalsel, mendukung beliau mencalonkan diri sebagai gubernur,” kata Tokoh Muda NU Kalsel, M Shaufi, Kamis (18/6).
Menurutnya, aspirasi mengusung Abdul Haris Makkie ini muncul dari rapat tertutup generasi muda NU. Dari pertemuan itu, ada beberapa alasan munculnya aspirasi ini.
Di antaranya, Kalsel penduduknya mayoritas orang-orang NU, baik struktural maupun kultural. Bahkan bila digabungkan dengan organisasi lainnya di bawah NU, jumlahnya di Kalsel mencapai 4 jutaan orang.
“Kami menilai, sudah saatnya mengembalikan kejayaan NU. Belakangan ini, NU hanya dimanfaatkan sebagai kendaraan untuk mencari suara oleh orang-orang di luar. Setelah terpilih, kemudian NU ditinggalkan,” jelas Shaufi.
Karena itu, lanjut Shaufi, ke depan orang NU yang harus memimpin, seperti di masa lalu. Seperti Abrani Sulaiman, Muhammad Yamani. Bahkan HM Said, kala itu bagian dari perjuangan NU,” ujar Shaufi.
Poin lainnya, Shaufi mengingatkan, pemilih di Pilkada 2020 bakal didominasi generasi milenial. Seperti mereka generasi muda NU yang siap dengan pilihan dan petunjuk dari para ulama.
Soal wacana Abdul Haris Makkie juga diusung menjadi Calon Walikota Banjarmasin, Shaufi menilai, hal tersebut sah-sah saja. Namun yang lebih pantas, justru memimpin Kalsel. (emy/foto: deny yunus)