SAMPIT, banuapost.co.id– Sedikitnya 200 warga, baik pedagang maupun pengunjung Pasar H Umar Hasyim, Samuda, Kecamatan Mentaya Hilir Selatan (MHS), Sampit, Kotim, Selasa (2/6), dirapid test. Hasilnya 6 orang reaktif.
Rapid test ini disaksikan sejumlah pejabat Pemprov Kalteng, setelah sebelumnya mengunjungi Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, 0bersama TNI , Polri, Kejati, serta TGTP2 Covid-9 Kotim maupun kecamatan setempat.
Tujuan dilakaksanakan rapid test di kawasan pasar, selain termpat berkumpulnya pedagang dan pembeli, juga dalam upaya memutusan mata rantai penyebaran virus korona hingga ke pelosok desa.
Sasaran rapid test hingga ke daerah Selatan Kotim menuju kawasan Pasar H Umar Hasyim, Samuda, terbilang tepat.
Karena kawasan pasar ini setiap harinya ramai dikunjungi pembeli yang berasal dari 4 kecamatan, yakni, Mentaya Hilir Selatan (MHS), Mentaya Hilir Utara (MHU) Pulau Hanaut dan Teluk Sampit.
Salah satu anggota TGTP2 Covid-19 Kotim, Fahrudin memberikan apresiasi kepada para pedagang maupun pembeli ketika dilakukan pemeriksaan menyabutnya dengan antusias.
“Sikap pedagang dan pembeli yang antusias dirapid test merupakan bentuk dukungan dalam menekan pandemi Covid-19,” ujar Fahrudin.
Kepada enam warga yahg reakftif, diingatkan Fahrudin bukan berarti terjangkit Covid-19. Karena masih ada proses lebih lanjut, yakni uji swab.
“Meski demikian, hasil spesimennya reaktif kita arahkan untuk melakukan isolasi mandiri sambil menunggu hasil swabnya,” imbuhnya. (um/foto: ist)