BANJARBARU, banuapost.co.id– Kian ‘membengkak’, begitulah kondisi Covid-19 Kalsel. Sepanjang Minggu (21/6), terakumulasi menjadi 2.569 kasus, setelah ada tambahan 94 pasien yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus korona.
Dari 94 kasus baru itu, kabupaten pemekaran Tabalong, Balangan, berandil dengan 28 kasus, disusul Kota Banjarmasin 27 orang,
Kemudian Tabalong 25 kasus. Sedang Banjarbaru dan Batola, masing-masing 5 orang. Sementara HSS dan Kabupaten Banjar, masing-masing 2 kasus baru
Menurut data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, dari 2.569 kasus tersebut, sebanyak 2.004 orang baik yang bergejala maupun tanpa gejala, dirawat di sejumlah rumah sakit, menjalani karantina khusus atau isolasi mandiri di rumah masing-masing.
Kemudian sebanyak 400 orang sembuh. Bertambah 11 orang yang sembuh dari sehari sebelumnya. Mereka yang sembuh, sebelumnya di karantina di Kabupaten Banjar 6 orang. Karantina di Banjarmasin 4 orang dan satu di RSUD Ulin.

Sedang yang meninggal dunia, bertambah sembilan orang. Terdiri dari 6 orang asal Banjarmasin, Tabalong 2 dan 1 dari Tanah Laut.
Sebelumnya, mereka meninggal dunia saat berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Namun hasil uji awalnya baru diketahui positif. Dengan tambahan ini, total yang meninggal dunia akibat Covid-19 di Kalsel, sebanyak 165 orang.
Untuk jumlah PDP terbaru di Kalsel, sebanyak 282 orang dalam pengawasan, dan ODP sebanyak 805 dalam pemantauan. (emy/foto: ist)