BATULICIN, banuapost.co.id– Sejak pandemi Covid-19, rawat jalan pasien di RSUD dr Andi Abdurrahman Noor Batulicin, Tanah Bumbu, turun hingga 50 persen.
“Padahal sebelum pandemi, kunjungan per harinya 190 hingga 200 orang. Sekarang, jauh sekali,” Kabag Tata Usaha RSUD dr Andi Abdurrahman Noor, M Saleh, kemarin.
Meski demikian, lanjut M Saleh, kondisi seperti itu dimaklumi mengingat pandemi ini juga belum mereda dengan posisi 161 kasus.
“Tetapi kita tetap maksimal melayani masyarakat meski sedikit ada perbedaan ketika pasien kunjungan melalui UGD diutamakan dulu protokol kesehatan,” jelas Saleh.
Begitupun pasien-pasien yang masuk di ruang UGD, lanjut Saleh, juga di rapid test untuk mengetahui reaktif tidaknya.
“Seandainya pasien reaktif, petugas medis akan menempatkan di ruang isolasi khusus di bangunan belakangan,” ujar Saleh.
Saleh tak menampik di awal-awal munculnya Covid-19 di Tanbu sempat kebingungan ketika merujuk pasien ke RS rujukan di Tala maupun RS di Banjarmasin karena penuh.
“Prosedur rujukan Covid-19 tidak gampang. Karena rumah sakit rujukan menstandarkan pasien yang benar-benar hasil uji swabnya positif,” ucap Saleh. (jack/foto: ist)