TANJUNG, banuapost.co.id– Sebanyak 22 pasien positif Covid-19 yang dirawat di Unit Isolasi Khusus RS H Badaruddin Kasim lama, Kabupaten Tabalong, dinyatakan sembuh.
Kesembuhan ke-22 pasien positif ini, setidaknya mengurangi daftar panjang pasien positif covid 19 yang ada. .Meski hari ini, Rabu (1/7) sore, sebagaimana data TGTP2 Covid-19 Kalsel, kabupaten tersebut ada tambahan 16 positif baru.
“Alhamdulillah, sebanyak 22 pasien positif yang ada di Tabalong dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang,” ujar Bupati Tabalong, H Anang Syakhfiani, yang melepas kepulangan 22 pasien ini, Rabu (1/7).
Ke-22 penyintas ini, 19 orang dirawat di unit isolasi khusus penanganan Covid-19, dan tiga lainnya dirawat secara mandiri.
Menurut Anang, ke-22 pasien sembuh ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat yang selama ini belum mematuhi anjuran penerapan protokol kesehatan.
Karena itu, sampaikan agar masyarakat yang belum mengikuti anjuran pemerintah, mengetahui betapa pentingnya menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid 19 ini.
“Covid-19 ini belum ada obatnya. Karena itu untuk memutus mata rantai penyebarannya, disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.
Bupati juga berharap kepada para penyintas ini, untuk menceritakan tentang apa yang dirasa ketika pertama kali terpapar Covid-19, dan bagaimana proses penyembuhannya.
Sementara Juru Bicara TGTP2 Covid-19 Tabalong, dr Taufiqurrahman Hamdie, mengatakan, kesembuhan 22 pasien ini setelah dipastikan dengan mengikuti dua kali swab test dengan hasil negatif.
“Setelah dua kali hasil swab testnya dinyatakan negatif, maka 22 pasien dinyatakan sembuh dari terinfeksi virus korona,” jelasnya.
Ke-22 pasien sembuh ini dari 6 kecamatan. Murung Pudak 7, Tanjug 6, Pugaan 4, Kelua 3, Bintang Ara dan Haruai, masing-masing 1 orang.
Mereka yang sembuh, diberi bingkisan, sertifikat kesembuhan dan bantuan tunai masing-masing Rp 1 juta dari Pemkab Tabalong.(sal/foto: ist)