BANJARBARU, banuapost.co.id– Kurva kasus Covid-19 Kalsel seperti tak ada tanda-tanda melandai. Sebaliknya, kian ‘melambai-lambai’. Bahkan sepanjang Senin (6/7), terjadi penambahan 64 kasus baru. Akibatnya, terakumulasi menjadi 3.628 orang.
Kebengkalaan positif baru itu andil Kabupaten Tapin 17 orang. Kemudian Tanah Laut 14, Barito Kuala 12, Kabupaten Banjar 8, HST 4, HSS dan Banjarbaru 3, HSU, Tabalong serta Tanah Bumbu, masing-masing 1 kasus.
Dari akumulatif 3.628 kasus, sebagaimana data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, sebanyak 2.459 orang dirawat di sejumlah rumah sakit dan karantina khusus atau isolasi mandiri.
“Kemudian 966 orang sembuh, setelah ada penambahan 16 orang,” jelas Juru Bicara TGTP2 Covid-19 Kalsel, M Muslim.
Mereka sebelumnya dirawat di RSUD Ulin 6, dan karantina khusus juga di Banjarmasin 6 orang. Sedang di RS Bhayangkara, RSUD Datu Sanggul, karantina di Tapin, karantina di Banjarbaru, masing-masing 1 orang.
Sementara yang meninggal dunia, 2 orang. Keduanya meninggal saat berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Satu berasal dari Tanah Laut yang wafat pada 24 Juni. Kemudian 1 lagi asal Tabalong pada 28 Juni. Namun hasil uji keduanya baru diketahui positif terinfeksi covid 19.
“Adanya tambahan ini, angka kematian kini sebanyak 203 orang,” kata Muslim.
Sedang jumlah PDP, sebanyak 364 orang yang diawasi. Sementara ODP ada 649 orang yang tengah dalam pemantauan. (emy/foto: ist)