BATULICIN, banuapost.co.id– Lomba foto bertema pesona wisata Tanah Bumbu 2020, dihelat Dinas Pemuda dan Pariwisata Kabupaten setempat. Selain terbuka untuk umum, hadiahnya pun jutaan rupiah. Lomba kali ini merupakan program lanjutan tahun sebelumnya.
Menurut Kepala Dinas Pemuda dan Pariwisata Tanah Bumbu, Hamaluddin Taher, di dampingi Kasi Promosi Pariwisata, Rahmat Fauzi, saat ditemui di ruangannya, Jumat (7/8), lomba bertujuan untuk menggali potensi kepariwisataan di bidang fotografi.
“Melalui lomba ini, kami ingin memberikan stimulan bagi pehobi foto di Kabupaten Tanah Bumbu untuk menghasilkan karya yang bagus. Tidak hanya memiliki nilai artistik, namun juga memiliki unsur promosi,” jelas Hamaludin.
Karya yang terpilih, sambung Hamaludin, akan mendapat hadiah berupa uang tunai. Selain itu karya pemenang akan dijadikan karya promosi yang akan ditampilkan di setiap kegiatan kepariwisataan.
“Karya terpilih nantinya akan dicetak big size dan ditampilkan di setiap pameran,” tandasnya.
Ditambahkan Rahmat Fauzi, hadiah yang cukup besar sengaja diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap karya foto. Terutama bagi fotografer yang gemar membantu publikasi objek-objek wisata di Tanah Bumbu.
“Panitia menyiapkan Rp 3.500.000 bagi pemenang 1, dan bertahap lebih rendah untuk peringkat di bawahnya. Pemenangnya hingga harapan 1,” terangnya.
Dijelaskan Fauzi, ada beberapa wisata unggulan Tanah Bumbu yang dapat dijadikan objek foto. Di antaranya, Goa Liang Bangkai di Kecamatan Mentewe, Pantai Angsana, Pantai Rindu Alam, Pantai Pagatan, dan beberapa objek wisata lainnya.
“Namun setiap peserta hanya boleh mengirimkan 1 karya dalam bentuk file JPEG ke email panitia,” imbuhnya.
Kriteria yang akan menjadi bahan pertimbangan juri, sambung Fauzi, di antaranya daya tarik, keunikan, keaktraktifan judul dan deskripsi dari topik yang diangkat.
Adapun batas pengumpulan dan pendaftaran karya, 21 September 2020. Untuk keterangan lebih lanjut, Fauji mengarahkan untuk mengakses laman yang telah disiapkan: disporpar.tanahbumbu.kab.co.id .
“Silakan bagi yang tertarik, kami nantikan karyanya “ pungkasnya.
Sementara Komunitas Pegiat Gambar Tanah Bumbu, mengapresiasi lomba-lomba yang diadakan Dinas Pemuda dan Pariwisata ini.
Mia Ismet sebagai salah satu pengurus inti komunitas, menilai kompetisi ini dapat membangkitkan semangat fotografer-fotografer berbakat di Tanah Bumbu.
“Tentu sangat baik dan sangat dinanti-nantikan fotografer Tanah Bumbu,” ujarnya saat diminta komentarnya.
Lomba foto ini, menurut Mia Ismet, sekaligus sebagai wadah aktualisasi bagi fotografer. Mengingat saat ini sebagian besar fotografer hanya memajang foto untuk kebutuhan di media sosial.
“Fotografer-fotografer ini punya karya yang bagus dan memiliki nilai promosi kepariwisataan. Tapi sayang hanya dipajang di medsos. Nah sekarang lah saatnya untuk mendapat apresiasi dari pemerintah,” ucap Mia Ismed yang belakangan aktif sebagai content creator YouTube ini.
Secara kelembagaan, diakui Mia Ismet, Komunitas Pegiat Gambar Tanah Bumbu telah berdiskusi dengan Dinas Pemuda dan Pariwisata berkenaan lomba foto ini untuk memberikan sejumlah masukan terkait penjurian.
“Ya, karena lembaga kami memang membidangi dan berkaitan erat dengan fotografi. Sehingga kami anggap perlu memberi masukan untuk memaksimalkan outfut dari kegiatan,” pungkasnya. (uza/foto ist)