PELAIHARI, banuapost.co.id– Tanah Laut (Tala) berduka. Salah seorang tokoh yang memperjuangkan berdirinya Bumi Tuntung Pandang, Hj Noor Asliah, kembali ke pangkuan Sang Khaliq. Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.
Hajah Enor, sapaan familiarnya, meninggal dunia dalam usia ke-86 tahun, Kamis (27/8) di rumah, Jl Taqwa Pelaihari, dan dikebumikan di alkah keluarga depan Masjid Syuhada.
Wanita kelahiran Pelaihari, 5 Agustus 1934, pernah menjadi panitia penuntut berdirinya Kabupaten Tala, dan menjabat sebagai anggota DPRD Tala periode 1972 – 1977.
Hj Enor juga berperan dalam dunia pendidikan. Dia sempat menjadi Kepala Sekolah Taman Kanak-Kanak Trisula pada 1956, dan menjadi penasehat TK tersebut sampai dengan akhir masa hidup.
Setibanya di rumah duka, dengan perasaan haru Bupati Tala H Sukamta menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Hj Noor Asliah.
Sukamta mengaku, kepergian tokoh pendiri Tala tersebut sangat mengejutkan. Terlebih karena jasa almarhumah yang selama ini sangat luar biasa dalam memperjuangkan kemajuan Kabupaten Tala.
“Tadi sekitar jam 10:00 Wita kami mendapat kabar beliau dipanggil menghadap Allah SWT,” ucap Kamta.
Sukamta kembali terkenang sosok Hj Noor Asliah yang tidak pernah menceritakan jasa-jasanya, meski sebenarnya sangat banyak untuk Kabupaten Tala.
Sikap keikhlasan almarhumah, menurut bupati, perlu dicontoh dan diteladani semua pihak.
“Raga beliau mungkin bisa hancur ditelan bumi. Tapi semangat beliau dalam membangun Tala, patut kita warisi dan terus kita tiru,” imbuhnya. (zkl/foto: ist)