PELAIHARI, banuapost.co.id– Tetapkan status siaga darurat penanganan bencana kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di musim kemarau ini, Pemkab bersama Forkopimda Tala menggelar rapat koordinasi.
Rapat yang dibuka Bupati Tala, H Sukamta, berlangsung di Gedung Sarantang Saruntung Setda Tala, Selasa (4/8).
Dalam arahannya, Sukamta meminta tim penanggulangan karhutla dari tingkat desa hingga kecamatan, agar diefektifkan semaksimal mungkin.
Kendati tahun ini kemarau basah, yang menandakan di tengah musim kemarau masih ada hujan yang turun, namun akan tetap melakukan antisipasi dengan melakukan penanaman di lahan yang berpotensi menimbulkan karhutla. Sehingga luasan lahan yang kemungkinan terbakar, semakin berkurang.
Meski demikian, menurut Sukamta, bagaimana membangun kesadaran masyarakat akan kepedulian terhadap penanganan karhutla. Sehingga masyarakat tidak lagi membakar lahan sembarangan.
Karena itu, Sukamta mengajak semua pihak untuk mengkonsolidasikan segenap kekuatan yang ada, dengan harapan penanganan karhutla di Tala bisa lebih baik lagi.
Tak hanya masalah karhutla, menurut bupati, Pemkab Tala juga masih fokus dalam hal penanganan Covid-19. Oleh sebab itu, diharapkan semua pihak untuk membangun kepekaan terhadap kelompok-kelompok yang beresiko tinggi dalam penularan Covid-19.
Bupti juga minta kepada instansi terkait agar segera melakukan langkah-langkah pencegahan. Apalagi pemerintah daerah beserta jajaran forkopimda, ke depannya akan dihadapkan pada penanganan karhutla.
“Segera kita lakukan langkah pencegahan. Sebab ke depan, kita akan dihadapkan pada tugas yang berat,” imbuhnya. (zkl/foto: ist)