SAMPIT, banuapost.co.id– Empat pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), mendaftarkan diri ke KPU setempat.
Hari pertama dimulainya pendaftran, Jumat (4/9), Hj Suprianti Rambat-M Arsyad. Pasangan yang mengusung jargon: ‘Kotim Super’ didukung 2 koalisi parpol, Grindra (5 kursi) dan PKB (4).
Sore harinya, pukul 15:00 WIB, giliran H Halinnor- Irawati. Pasangan ‘Kotim Harati’ diusung 3 koalisi, PDIP (7), Demokrat (5) dan Perindo (1).
Sebelum mendaftar, pasanganini terlebih dahulu memilih deklarasi di objek wisata ikon patung Ikan Jelawat. Bahkan saat deklarasi itu, 6 partai politik non parlemen menyatakan sikap dukungannya.
Ke-6 parpol non parlemen di Kotim itu, DPD Partai Berkarya, DPC Partai Bulan Bintang (PBB), DPC Partai Garuda, DPD Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, DPC Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), dan DPC Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Kisaran satu jam kemudian, giliran paslon M Rudini Darwan Ali-H Samsudin. Mengusung jargon: ‘Kotim Bercahaya’ pasangan ini didukung koalisi 3 parpol, PAN (6), PKS (1) dan Hanura (1 ).

Di hari kedua, Sabtu (5/9) sekitar pukul 10:45 WIB, paslon HM Taufiq Mukri-H Supriadi MT, sekaligus sebagai pendaftar terakhir. Mengusung jargon: ‘Kotim Pantas’, petahana didukung koalisi Partai Golkar (6 kursi) dan Nasdem (4).
Selama pendaftaran, paslon bersama rombongan, dibatasi masuk ke sekretariat KPU, serta diminta mematuhi protokol kesehatan Covid-19, seperti menggunakan sarung tangan, pakai masker dan menjaga jarak.
Menurut Ketua KPU Kotim, Siti Fathonah Purnaningsih, begitu seluruh berkas bakal calon semua lengkap dan diterima, tahap berikutnya akan menerima surat pengantar melakukan test kesehatan.
“Sebagai salah satu syarat wajib, tes kesehatan akan digelar di RSUD dr Murjani Sampit, termasuk cek bebas dari narkoba oleh BNNK,” jelasnya. (um/foto: ist)