BANJARBARU, banuapost.co.id– Armada disitribusi bantuan sosial beras Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH), dilepas Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor.
Pemberangkatan armada berlangsung di Gudang Perum Bulog, Landasan Ulin Km 23, Banjarbaru, Selasa (22/9). Hadir Kadinsos Kalsel, Siti Nuriyani dan Wakil Wali Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan.
“PKH pada dasarnya berupa perlindungan sosial yang dijalankan pemerintah untuk menanggulangi kemiskinan di Indonesia, termasuk Kalsel,” jelas gubernur.
Diharapkan program ini dapat membuka akses pelayanan, perlindungan serta pemberdayaan sosial, khususnya bagi keluarga penerima manfaat.
“Kita telah merasakan hasil dari keberlanjutan PKH di Kalsel. Program ini terbukti mampu menurunkan tingkat kemiskinan di daerah kita,” ucap Paman Birin, sapaan akrabnya.
Data BPS Kalsel dari kurun waktu 2006 hingga 2020, tingkat kemiskinan baik dari sisi jumlah maupun presentasi, terus mengalami penurunan.
“Pada 2006 berjumlah 8,32 persen, dan di tahun ini tercatat tingkat kemiskinan di Kalsel sejumlah 4,38 persen,” imbuhnya.
Program ini, lanjut Paman Birin, menunjukkan pentingnya program perlindungan sosial berjalan berkelanjutan dan tepat pada sasaran.
Sementara, Kepala Perum Bulog Kalsel, Arif Mandu, menjelaskan, dalam periode tiga bulan, terhitung sejak Agustus hingga Oktober 2020, sebanyak 95.421 KPM PKH di Kalsel akan menerima beras seberat 15 kg per bulan dengan kualitas beras medium.
“Jika bantuan diberikan selama tiga bulan, maka beras yang dibutuhkan sekitar 4.291 ton,” jelasnya. (oie/foto: olivia)