BANJARBARU, banuapost.co.id– Peringati hari bersih-bersih se dunia, World Cleanup Day 2020, Dinas Lingkungan Hidup Kalsel sasar Sungai Kemuning di Jl A Yani Km 33 Banjarbaru, Sabtu (19/9).
Pembersihan sungai ini, dihadiri Plt Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar dan Wakil Wali Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan.
Sungai Kemuning memang sengaja dipilih untuk dibersihkan, karena tempatnya yang strategis, juga keberadaannya membelah Jl A Yani, salah satu jalan terpanjang di Provinsi Kalsel.
“Kebetulan lokasinya sangat strategis, dan dulunya di kawasan ini sangat bersih dan indah,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kalsel, Hanifah.
WCD sendiri terbagi menjadi dua konsep program, yakni bersih-bersih lingkungan dan pilah sampah dari rumah.
Menurut Hanifah, hampir semua kabupaten/kota di Kalsel turut berkontribusi dalam World Clean Up Day 2020.
Sementara Wakil Wali Kota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan, mengapresiasi adanya kegiatan yang berhubungan erat dengan lingkungan ini, dan berharap agar pembersihan sungai bisa dilakukan rutin setiap hari.
“Jadi tiap hari itu ada pembersihan sungai secara rutin. Karena kalau sungainya bersih, orang juga segan membuang sampah,” katanya.
Sedang gubernur yang diwakili Plt Sekda Roy, berterimakasih akan kontribusi masyarakat dalam penanganan sampah di Kalsel.
“Volume sampah yang tak tertangani tahun ini mengalami penurunan menjadi 20,66 persen dibanding tahun sebelumnya, yang masih di atas 30 persen,” tuturnya.
Menurut Roy, momentum WCD hendaknya menjadi pemantik pengelolaan lingkungan, khususnya di Kalsel seiring dengan tema yang diusung: “Menuju Indonesia Bersih”.
“Hendaknya menjadi pemantik untuk mendorong upaya pengelolaan lingkungan dengan mewujudkan dunia bebas sampah,” tandasnya. (oie/foto: olivia)