BARABAI, banuapost.co.id– Tingginya debit air Sungai Barabai akibat hujan yang mengguyur Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) hingga subuh, Sabtu (31/10), jadi perhatian Babinsa jajaran Kodim 1002/Barabai.
Peningkatan air sungai yang juga membawa sampah berupa ranting bambu dan pohon, tak jarang jadi penghambat aliran arus, hingga dapat menyebabkan banjir.
Kondisi demikianlah yang jadi perhatian prajurit TNI yang bertugas di makoramil sebagai ujung tombak pembinaan di wilayahnya masing-masing.
Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 1002-07/Pagat, Sertu Lukman Sakir dan Serda Swastami Hariadi, terpaksa minta objek wisata air mulai dari Manggasang, Pulau Mas dan Riam Bajandik, untuk sementara ditutup.
“Ini terpaksa dilakukan demi keamanan bersama, mengingat debit air sungai akibat intensitas hujan yang cukup tinggi sejak malam tadi,” jelas Sertu Lukman.
Bersama pengelola obyek wisata, kedua anggota babinsa ini melakukan pemantauan, sekaligus imbauan kepada warga agar waspada dan tidak melakukan aktivitas di sungai.
Sementara Dandim 1002/Barabai, Letkol Inf M Ishak H Baharuddin, melalui Plh Pasiopsdim, Kapten Inf Andi Tiro, memerintahkan para babinsa yang wilayahnya mengalami peningkatan air Sungai Barabai agar mengimbau warganya untuk waspada guna mengantisipasi bencana banjir.
Terlebih warga masyarakat yang tinggal di bantaran sungai, agar lebih hati-hati dan waspada. Apalagi yang mempunyai anak kecil, untuk lebih ekstra menjaganya.
“Karena kemungkinan air masih akan naik lagi, mengingat cuaca di Hulu Sungai Tengah saat ini masih kurang bersahabat,” ujarnya. (yb/*/foto: ist)