JAKARTA, banuapost.ci.id– Presiden Joko Widodo memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2020 yang digelar di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (1/10).
Upacara peringatan yang digelar dalam kondisi pandemi Covid-19, dihadiri sejumlah perangkat upacara terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.
Sementara hadir secara virtual, para pimpinan dan anggota lembaga negara, para Menteri Kabinet Indonesia Maju, para gubernur, bupati, dan wali kota, dan para keluarga pahlawan revolusi.
Bertindak sebagai Komandan Upacara, Kol Kal Eri Ahmad Harahap. Sementara yang bertindak sebagai Perwira Upacara, Brigjend TNI Lismer Lumban Siantar.
Rangkaian upacara dimulai dengan laporan Komandan Upacara kepada Presiden Joko Widodo yang bertindak sebagai Inspektur Upacara untuk kemudian berlanjut dengan mengheningkan cipta yang dipimpin Inspektur Upacara.
Dalam upacara peringatan pagi ini, Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat, Bambang Soesatyo, membacakan naskah Pancasila. Setelahnya turut dibacakan Naskah Pembukaan UUD 45 oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah, La Nyalla Mattalitti.
Ketua DPR RI, Puan Maharani, kemudian membacakan naskah Ikrar dan menandatangani naskah tersebut. Adapun Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy membacakan doa yang menjadi penutup rangkaian acara.
Selepas upacara, Presiden bersama dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin dan para pimpinan lembaga tinggi negara yang hadir, sejenak mengunjungi Monumen Pancasila Sakti sebelum meninggalkan lokasi.
Melalui unggahannya di akun Twitter pribadi, Presiden Joko Widodo mengatakan, bangsa Indonesia sepanjang sejarah berdirinya telah menghadapi berbagai tantangan, di mana pandemi Covid-19 kini merupakan salah satu tantangan yang harus dihadapi bangsa.
Tantangan-tantangan tersebut, dapat dilewati berkat kekuatan persatuan dan persaudaraan bangsa yang dipandu ideologi Pancasila.
“Tantangan dan ujian dalam berbagai bentuk pernah dihadapi bangsa ini, dari zaman kemerdekaan, masa pembangunan, era globalisasi, sampai pandemi Covid-19 saat ini. Semua tantangan itu kita lewati berkat kekuatan persatuan dan persaudaraan bangsa yang dipandu ideologi Pancasila,” tulisnya. (yb/din/foto: muchis jr)